Deretan Pelanggaran Paling Seram di Sepak Bola

Deretan Pelanggaran Paling Seram di Sepak Bola – Sepak bola merupakan salah satu olahraga favorit di dunia. Berbagai kejadian pernah terjadi di olahraga ini, salah satunya pelanggaran yang paling mengerikan.

Anda mungkin masih ingat sama insiden Roy Keane ketika main di Manchester United. Aksi tackle sang mastreo lapangan tengah tersebut membuat karir Alf-Inge Haaland berakhir.

Selain Roy keane, masih ada insiden lain yang mengerikan. Sebagai pengingat, berikut ini empat pelanggaran yang paling mengerikan di sepak bola.






Inilah Perbandingan Prosesor dari Intel dan AMD

Inilah Perbandingan Prosesor dari Intel dan AMD – Buat anda yang sering berkutat di dunia komputer pasti sudah tidak asing dengan yang namanya prosesor, terlebih jika anda penggemar game.

Prosesor merupakan otak dari komputer, sehingga tidak heran jika banyak orang yang memprioritaskan bagian ini ketika ingin membeli PC atau laptop baru.

Ada dua produsen besar yang membuat prosesor saat ini, yaitu Intel dan AMD (Baca : Bagus Mana Intel atau AMD ?), dari segi kinerja keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Jika anda bingung harus pilih mana, berikut tabel perbandingan kedua prosesor tersebut.


Inilah Perbandingan Prosesor dari Intel dan AMD


IntelAMD
Core i7-3770, -3770K, -3820, -3930K, -3960X, -3970X, -4770, -4771, -4790, -4770K, -4790K, -4820K, -4930K, -4960X, -5775C, -5820K, 5930K, -5960X, -6700K, -6700, -6800K, -6850K, -6900K, -6950X
Core i5-6600K, -6600, -6500, -5675C, -4690K, 4670K, -4590, -4670, -4570, -4460, -4440, -4430, -3570K, -3570, -3550

Core i7-2600, -2600K, -2700K, -965, -975 Extreme, -980X Extreme, -990X Extreme
Core i5-3470, -3450P, -3450, -3350P, -3330, 2550K, -2500K, -2500, -2450P, -2400, -2380P, -2320, -2310, -2300
FX-9590, 9370, 8370, 8350, 8320, 8300, 8150
Core i7-980, -970, -960
Core i7-870, -875K
Core i3-4370, -4360, -4350, -4340, -4170, -4160, -4150, -4130, -3250, -3245, -3240, -3225, -3220, -3210, -2100, -2105, -2120, -2125, -2130
FX-6350, 4350
Phenom II X6 1100T BE, 1090T BE
Phenom II X4 Black Edition 980, 975
Core i7-860, -920, -930, -940, -950
Core i5-3220T, -750, -760, -2405S, -2400S
Core 2 Extreme QX9775, QX9770, QX9650
Core 2 Quad Q9650
FX-8120, 8320e, 8370e, 6200, 6300, 4170, 4300
Phenom II X6 1075T
Phenom II X4 Black Edition 970, 965, 955
A10-6800K, 6790K, 6700, 5800K, -5700, -7700K, -7800, -7850K, 7870K
A8-3850, -3870K, -5600K, 6600K, -7600, -7650K
Athlon X4 651K, 645, 641, 640, 740, 750K, 860K
Core 2 Extreme QX6850, QX6800
Core 2 Quad Q9550, Q9450, Q9400
Core i5-650, -655K, -660, -661, -670, -680
Core i3-2100T, -2120T
FX-6100, -4100, -4130
Phenom II X6 1055T, 1045T
Phenom II X4 945, 940, 920
Phenom II X3 Black Edition 720, 740
A8-5500, 6500
A6-3650, -3670K, -7400K
Athlon II X4 635, 630
Core 2 Extreme QX6700
Core 2 Quad Q6700, Q9300, Q8400, Q6600, Q8300
Core 2 Duo E8600, E8500, E8400, E7600
Core i3 -530, -540, -550
Pentium G3470, G3460, G3450, G3440, G3430, G3420, G3260, G3258, G3250, G3220, G3420, G3430, G2130, G2120, G2020, G2010, G870, G860, G850, G840, G645, G640, G630
Phenom II X4 910, 910e, 810
Athlon II X4 620, 631
Athlon II X3 460
Core 2 Extreme X6800
Core 2 Quad Q8200
Core 2 Duo E8300, E8200, E8190, E7500, E7400, E6850, E6750
Pentium G620
Celeron G1630, G1620, G1610, G555, G550, G540, G530
Phenom II X4 905e, 805
Phenom II X3 710, 705e
Phenom II X2 565 BE, 560 BE, 555 BE, 550 BE, 545
Phenom X4 9950
Athlon II X3 455, 450, 445, 440, 435, 425
Core 2 Duo E7200, E6550, E7300, E6540, E6700
Pentium Dual-Core E5700, E5800, E6300, E6500, E6600, E6700
Pentium G9650
Phenom X4 9850, 9750, 9650, 9600
Phenom X3 8850, 8750
Athlon II X2 265, 260, 255, 370K
A6-5500K
A4-7300, 6400K, 6300, 5400K, 5300, 4400, 4000, 3400, 3300
Athlon 64 X2 6400+
Core 2 Duo E4700, E4600, E6600, E4500, E6420
Pentium Dual-Core E5400, E5300, E5200, G620T
Phenom X4 9500, 9550, 9450e, 9350e
Phenom X3 8650, 8600, 8550, 8450e, 8450, 8400, 8250e
Athlon II X2 240, 245, 250
Athlon X2 7850, 7750
Athlon 64 X2 6000+, 5600+
Core 2 Duo E4400, E4300, E6400, E6320
Celeron E3300
Phenom X4 9150e, 9100e
Athlon X2 7550, 7450, 5050e, 4850e/b
Athlon 64 X2 5400+, 5200+, 5000+, 4800+
Core 2 Duo E5500, E6300
Pentium Dual-Core E2220, E2200, E2210
Celeron E3200
Athlon X2 6550, 6500, 4450e/b,
Athlon X2 4600+, 4400+, 4200+, BE-2400
Pentium Dual-Core E2180
Celeron E1600, G440
Athlon 64 X2 4000+, 3800+
Athlon X2 4050e, BE-2300
Pentium Dual-Core E2160, E2140
Celeron E1500, E1400, E1200


- Temperatur pada Intel Di atur Sendiri oleh prosesornya, jika prosesor terlalu panas maka prosesornya akan mengurangi kecepatan kinerjanya
- Prosesor Intel lebih kuat pada aplikasi yaitu pada Multimedianya
- Kinerja dari prosesornya sendiri tidak berisik, teknolgi ini menggunakan heatsink saja dan tidak menggunakan pendingin aktif seperti kipas
- Intel menang dalam pasarannya, hal ini berarti Intel lebih duluan dan lebih terkenal daripada AMD

Kelemahan Intel

- Dalam urusan segi Grafis memang Intel lebih lemah daripada AMD
- Untuk performa yang hebat, anda memang harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal
- Jika terjadi kerusakan maka membutuhkan biaya yang sangat banyak hal ini di sebabkan karena prosesor dan motherboardnya menjadi satu



Kelebihan AMD

- Teknologi AMD64 sangat baik dalam menjalankan aplikasi yang berbasis 64-bit
- Dalam masalah harga memang lebih murah daripada Intel
- Dalam urusan grafis AMD lebih kuat daripada Intel
- Enhanced Virus Protection Teknologi ini memungkinkan prosesor mendeteksi virus, dan jika terdeteksi virus tersebut maka tidak akan di proses.

Kelemahan AMD

- Jika anda pecinta Game maka AMD tidak semua kompatibel dengan prosesor ini
- AMD kalah pamor dari Intel sehingga banyak masyarakat yang memilih Intel daripada AMD
- Prosesor AMD cepat panas tetapi hal ini sudah di atasi dengan adanya teknologi ice cooler pada produk Asus.

Inilah Deretan Tes Praktik untuk Pembuatan SIM C

Inilah Deretan Tes Praktik untuk Pembuatan SIM C – Untuk membuat SIM C sesuai prosedur, anda harus melewati beberapa tahapan, salah satunya yang paling penting adalah tes praktik.

Setidaknya ada 6 jenis tes pada tahapan ini. Anda harus menyelesaikannya tanpa ada kesalahan. Petugas biasanya menyediakan beragam jenis sepeda motor, anda bisa pilih sesuai motor keseharian anda.

”Jika keterampilan mengatur gas dan keseimbangan tubuh sempurna, pengendara bisa dengan mudah menguasai tes ini. Kadang banyak yang tidak terampil namun memaksakan diri mendapatkan SIM,” ujar Aiptu Bambang.

Berikut enam tes keterampilan mengendarai sepeda motor yang harus diselesaikan tanpa celah oleh pemohon SIM C baru:


Inilah Deretan Tes Praktik untuk Pembuatan SIM C


1. Deretan balok berdiameter bulat dengan tinggi sekitar 30 cm, berjarak masing-masing sekitar 1 meter, membentuk pola garis lurus sejauh 11 meter. Pada rintangan ini, setiap peserta tes wajib melaluinya dengan kecepatan maksimal 10 kpj.

Jika pengendara tidak cakap mengatur ritme gas pada bukaan rendah dan tidak seimbang, kemungkinan besar akan gagal. Setiap balok yang berdiri di atas aspal juga sangat sensitif terhadap sentuhan. Menyerempet sedikit saja, sudah pasti terjatuh dan dianggap gagal.

2. Melewati deretan balok berjarak 2 meter, juga membentuk garis lurus sejauh 11 meter. Bedanya, pada tes ini peserta wajib melaju dalam kecepatan 20 kpj - 30 kpj, tanpa mengerem.

3. Membuat angka delapan melalui susunan balok yang sudah dibentuk sedemikian rupa. Kuncinya ada pada menjaga keseimbangan, mengatur bukaan gas, dan posisi duduk yang ideal.

4. Teknik pengereman reaksi. Dari kecepatan 40 kpj, peserta akan diminta melakukan rem mendadak dan menghindari rintangan, sesuai instruksi petugas ke kiri. Nilai akan ditentukan jika peserta mengikuti instruksi petugas dengan tepat.

”Harapannya, refleks pengendara baik ketika mengerem reaksi dan membuang arah ke kiri. Mengapa ke kiri? Karena kalau ke kanan, jika lalu-lintas lagi ramai, bisa berbenturan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan” ujar Bambang.

5. Menjaga keseimbangan sepeda motor dengan kecepatan rendah dan memastikan kaki tidak turun ke aspal. Teknik ini berguna pada waktu mendekati lampu merah dan pengendara sepeda motor berada di antara dua kendaraan lain. Jika badan tidak seimbang, kaki akan turun, sehingga berpotensi terlindas kendaraan di sampingnya.

6. Tes kombinasi dari lima soal sebelumnya. Tes ini dilakukan secara stimultan dari awal sampai akhir. Jika berhasil dengan baik, SIM C akan mudah didapat.

Daftar Politeknik Terbaik di Indonesia 2016

Daftar Politeknik Terbaik di Indonesia 2016 – Ristekdikti belum lama ini merilis peringkat politeknik yang ada di Indonesia. Ini untuk membantu para pelajar yang lebih memilih politeknik ketimbang universitas sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan (Baca : Daftar Universitas Terbaik di Indonesia 2016).

Ada beberapa tolak ukur yang dipakai Ristekdikti untuk menyusun peringkat, antara lain prestasi politeknik, kelengkapan alat dan prasarana untuk meningkatkan kualitas perkuliahan, akreditasi kampus, dan masih banyak lagi.

Berikut daftar peringkat politeknik di Indonesia.


Daftar Politeknik Terbaik di Inonesia 2016


1. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (2.516)
2. Politeknik Negeri Jakarta (2.127)
3. Politeknik Negeri Semarang (1.983)
4. Politeknik Negeri Bandung (1.948)
5. Politeknik Negeri Malang (1.750)
6. Politeknik Pertanian Pangkajene Kepulauan (1.682)
7. Politeknik Negeri Sriwijaya (1.671)
8 . Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (1.646)
9. Politeknik Negeri Jember (1.600)
10. Politeknik Caltex (1.573)
11. Politeknik Manufaktur Bandung (1.558)
12. Politeknik Negeri Ambon (1.544)
13. Politeknik Negeri Lhokseumawe (1.521)
14. Politeknik Negeri Padang (1.508)
15. Politeknik Negeri Pontianak (1.507)

Cara Mudah Membandingkan Tarif Grab, Go-Jek dan Uber

Cara Mudah Membandingkan Tarif Grab, Go-Jek dan Uber – Diantara layanan transportasi online lainnya mungkin hanya tiga ini yang paling banyak digunakan, yaitu Go-Jek, Uber dan Grab.

Masing masing aplikasi memiliki perbedaan dalam menentukan tarif layanannya, khususnya di jam kerja (Baca : Inilah Tarif Gojek di Jam Sibuk Terbaru). Lalu bagaimana caranya agar kita mudah membandingkan tarifnya ?.

Update terbaru dari Google Map bisa melakukannya. Untuk caranya, anda bisa lihat di bawah ini.


Pertama, buka aplikasi Google Map di smartphone anda, setelah muncul anda klik ikon mobil di pojok kanan bawah.



 Berikutnya akan muncul tampilan seperti di bawah. Anda bisa ubah lokasi penjemputan (Your Location) menjadi lokasi lain jika sewaktu-waktu memesankan ojek atau mobil untuk orang lain.




Masih di tampilan yang sama, klik ikon Transit (lambang Taxi). Maka akan muncul daftar layanan dengan masing-masing tarifnya.