Indomie Berbahaya, Itu Hanya Perang Pasar


Belakangan ini masyarakat kita sedang sibuk membicarakan salah produk mie Indonesia, Indomie. Pasalnya baru baru ini oleh pemerintah Taiwan menarik semua produk Indomie di pasar Taiwan. Departemen kesehatan setempat menilai bahan yang terkandung di Indomie berbahaya untuk kesehatan tubuh.

Tidak hanya Taiwan, dua jarinagn supermarket terbesar di Hongkong juga menyetop penjualan produk Indomie tersebut. Pemerintah Hongkong pun akan melakukan tes uji terhadap produk Indomie.

Indomie mengandung 2 bahan zat pengawet yang di anggap berbahaya yaitu Hydrox Methyl Benzoat (E218) dan Benzoix Acid (asam benzoate). 2 zat tersebut merupakan bahan yang juga terkandung di dalam kosmetik.

Menurut BPOM, semua yang terkandung di Indomie sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Kesehatan nomor 722 tahun 1988. Kita jamin (Indomie) aman. Tidak apa-apa," kata Kepala BPOM, Kustantinah,

Sementara itu Direktur PT Indofood Sukses Makmur TBK, Fransiscus Welirang berpendapat kalau Taiwan memang mempunyai kriteria khusus atas produk makanan dan minuman yang masuk ke negaranya.

Standar yang di pakai Taiwan berbeda dengan standarisasi international yang di tetapkan forum Codex Alimentarius Commision (CAC) yang merupakan perumus standar international untuk bidang pangan.

"Prinsipnya Taiwan memang memiliki ketentuan dan spec (spesifikasi) berbeda karena tidak anggota Codex dunia seperti kita," jelas Fransiscus yang biasa disapa Franky itu.



Indomie Berbahaya atau Tidak ?

Terdapat 2 pendapat mengenai bahan yang terkandung di Indomie, ada yang keras menentang ada juga yang membolehkannya. Pengurus harian YLKI Ilyani S Andang merupakan salah satu yang menentang keras penggunaan kedua bahan tersebut pada makanan.

Dia mendukung apa yang di lakukan Taiwan dan Hongkong terhadap produk Indomie, dia juga berharap apa yang di lakukan pemerintah Taiwan bisa juga di lakukan pemerintah Indonesia. “Ini sama saja kita makanan sampah” tegas Ilyani.

Ia juga menjelaskan bahaya yang akan di timbulkan dari bahan kimia yang ada pada Indomie. Menurutnya bahan kimia yang ada di Indomie cenderung menggangu endokrin dan menggangu hormone penting lainnya seperti yang menyangkut reproduksi dan syaraf, dan pada akhirnya bahan pengawet itu di khawatirkan dapat merusak unsure vital di dalam tubuh.

“Makanya, muncul tren kanker dan stroke yang begitu mudah di derita oleh anak muda karena makanan instan sudah menjadi gaya hisup kita” tambah Ilyani.



Berbeda dengan Ilyani, ahli gizi Iwan Dharmansjah mengatakan kalau kedua bahan pengawet yang ada di Indomie sebenarnya tidak berbahaya jika di pakai sesuai takarannya. Jika di pakai berlebihan tentu akan menjadi bahaya.

Kedua bahan pengawet tersebut menurut Iwan, berbeda dengan bahan lainnya seperti merkuri dan formalon yang memang bahan yang berbahaya, berarapapun itu takarannya. Menanggapi masalah penarikan Indomie di Taiwan dan Hongkong, Iwan hanya mengatakan kalau itu hanya “Perang Pasar” saja.








Anda baru saja membaca postingan yang berkategori Lifestyle
Judul : Indomie Berbahaya, Itu Hanya Perang Pasar
Bookmark : http://www.berita-ane.com/2010/10/indomie-berbahaya-itu-hanya-perang.html.