Nazaruddin Berhasil Kabur ke Singapura

Nazaruddin Berhasil Kabur ke Singapura - Politisi Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang baru saja dicopot dari posisi bendahara partai kini tidak berada di Indonesia. Nazaruddin dipastikan berada di Singapura.

"Memang dia sudah pergi keluar negeri tanggal 23 mei lalu. Saya ada data-datanya," ujar Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (26/5) malam. Nazaruddin berangkat sekitar pukul 19.30 WIB malam dengan menggunakan pesawat Garuda.

Menurut Patrialis, Nazaruddin pergi ke Singapura sehari sebelum surat permohonan cekal dari Komisi Pemberantasan Korupsi tiba.

"Nazaruddin pergi ke Singapura menggunakan pesawat Garuda pukul 19.30 WIB. Jadi sekitar 24 jam (permohonan KPK), baru datang permohonan," kata dia.

Keterangan Patrialis bisa jadi pukulan telak buat Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI. Soalnya, sebelumnya, mereka kukuh membantah Nazaruddin kabur ke Singapura. Menurut mereka, Nazaruddin sudah dicekal sejak Selasa pekan ini, sehingga tak mungkin lolos.

Menurut Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, M Husin., bukti bahwa Nazaruddin tidak ke Singapura adalah berdasarkan data di sistem keimigrasian. Husin menyebutkan tidak ada nama Nazaruddin yang paspornya sudah dicekal keluar dari setiap bandara di Indonesia. Karena, jika paspornya sudah dicekal, maka setiap bandara di Indonesia akan menolak paspor Nazaruddin keluar.


Sementara anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Syarief Hasan, mengaku tidak mengetahui perihal kepergian Nazaruddin tersebut. "Saya tidak tahu," ujarnya.

Nazaruddin sebelumnya juga tidak hadir di pertemuan kader Partai Demokrat di rumah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, pada Rabu (25/5) malam.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo juga belum mengetahui soal kepergian Nazaruddin tersebut. "Belum tahu saya," jawabnya singkat.

Nazaruddin disebut-sebut sebagai pihak yang terkait dengan skandal suap wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang. Dia membantah perihal tudingan itu.