Status Gunung Dieng Menjadi Siaga

Status Gunung Dieng Menjadi Siaga - Hari ini (30/5) status kawah Timbang di komplek pegunungan Dieng dinaikkan statusnya dari Waspada ke Siaga. Keputusan ini diambil setelah diadakan rapat antara unsur Muspida dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana di Banjarnegara, Jawa Tengah, semalam.

Dengan naiknya status gunung, masyarakat direkomendasikan untuk tidak beraktivitas dalam radius 1 km dari Kawah Timbang. Radius aman juga diperluas dari 500 meter menjadi 1.000 meter. Warga yang berada di area kurang dari 1.000 meter akan dievakuasi pagi ini ke SMA 1 Kecamatan Batur atau ke kerabat terdekat. Hal itu akan didahului dengan sosialisasi melalui tokoh-tokoh masyarakat.

Ada sejumlah indikator yang mengakibatkan status Dieng dinaikkan. "Pertama dari pengamatan visual di Kawah Timbang," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono.

Pemantau gunung menilai aktivitas gunung ini terus meningkat, dimana aliran gas mengalir sejauh 50 meter ke arah selatan. Erupsi bersifat freatic (lumpur, gas, uap) gas, di antaranya beracun, dalam bentuk CO atau CO2, serta tidak tampak dan tidak berbau.


Gunung api Dieng secara geografis terletak pada 70 54’ LS dan 1090 54’ BT dan secara administrasi termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah.

Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan sebagai gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Gunung tersebut memiliki beberapa kawah. Kawah-kawah aktif yang dipantau adalah Candradimuka, Sibanteng, Siglagah, Sikendang yang berpotensi gas beracun, Sikidang, Sileri, Sinila dan Timbang yang sama-sama berpotensi mengeluarkan gas beracun. (Baca juga: Gempa Bumi 6,1 skala Richter di Blitar)