Nih Dia Pesawat Presiden RI Rp 496 Miliar

Nih Dia Pesawat Presiden RI Rp 496 Miliar - Rencana pemerintah untuk menyediakan pesawat kepresidenan terus ditindaklanjuti. Bahkan, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi memperkirakan pesawat senilai US$58 juta atau Rp496 miliar tersebut akan hadir di Indonesia pada 2013. Sudi menyampaikan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Komplek parlemen Senayan Jakarta, Rabu (8/6).

Sudi mengatakan, pemerintah terus melakukan negosiasi dengan Boeing. Hasilnya, kata Sudi, pemerintah bisa menurunkan harga pesawat tersebut sebesar US$4 juta. "Kami negosiasi lagi, turun US$4 juta. Dari sebelumnya US$62 juta menjadi US$58 juta,” ujar Sudi.

Walaupun begitu hal ini tetap disayangkan oleh beberapa pihak pasalnya pilihan mereka tetap Boeing Business Jet 2 (BBJ2) produksi luar, yaitu Boeing Company yang bermarkas di Chicago, Amerika. Padahal, Indonesia memiliki PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang diyakini bisa memproduksi pesawat sejenis. Langkah itu dinilai bukti  omong kosong pemerintah dalam kampanye ‘Mencitai Produk Dalam Negeri’.

Sedangkan soal kepantasan, memang terdapat perbedaan di dalamnya. Ada yang mengatakan belum saatnya, dengan dasar masalah sosial, namun ada juga yang mengatakan ini waktunya Indonesia memiliki pesawat kepresidenan sendiri soalnya bisa menghemat anggaran ke depannya yang saat ini hampir menghabiskan Rp 180 miliar/tahun.

Sekilas Tentang Boeing Business Jet 2 (BBJ2)

Pesawat Boeing Business Jet (BBJ) 2 dirancang secara mewah untuk pemilik pribadi, bisnis dan pemerintahan. Pemerintah RI memilih pesawat seri 737-800 NG yang akan dijadikan pesawat kepresidenan. Pesawat ini biasanya memiliki kursi antara 25 dan 50 penumpang dalam konfigurasi mewah.

Pesawat ini memiliki kamar tidur utama, sebuah kamar mandi dengan shower, konferensi, ruang makan, dan tempat tinggal. Boeing Business Jet merupakan kerja sama 50%-50% antara Boeing Commercial Airplanes dan General Electric.

Volume kabin pesawat ini 25 persen lebih besar dan volume kargonya juga ditambah hingga 100 persen. Kehebatan pesawat ini, bisa terbang menempuh jarak jauh nonstop dari New York ke London, Moskow atau Dubai atau London ke Rio de Janeiro, Johannesburg, Singapura atau Tokyo.

Badan pesawat terbang ini dibuat dengan menggunakan struktur aluminium. Sayap dan ekor pesawat juga menggunakan campuran aluminium. Pesawat itu didesain agar turbulensi udara dalam pesawat berkurang, sehingga dapat meningkatkan jarak tempuh bahan bakar, jangkauan dan ketinggian.

Pesawat ini memiliki dua mesin turbofan CFM56-7B27 yang dikembangkan oleh CFM International, sebuah perusahaan yang dibentuk bersama oleh General Electric dari Amerika Serikat dan Snecma dari Perancis. Pesawat ini juga mampu menjangkau tambahan waktu 180 menit saat terbang. Dengan digunakannya mesin ganda (ETOPS), pengguna bisa mendapatkan rute yang lebih cepat.

Roda pendaratan pesawat dioperasikan secara hidrolik. Landing gear juga dilengkapi dengan oleo-peredam kejut pneumatik yang dipasok oleh Boeing. Pesawat generasi baru ini memiliki 3 hingga 10 tangki bahan bakar tambahan.








Pesawat Kepresidenan RI dari Masa ke Masa

1.      Soekarno:
  • Tiga pesawat jetstar C-140.
  • Pesawat Ilyushin II-14 hadiah dari Rusia.

2.      Soeharto:
·        Pesawat DC-8 Garuda Indonesia.
·        C-130 Hercules TNI Angkatan Udara, Helikopter SA-330 Puma, atau SA 332 Super Puma TNI AU (saat ke daerah)
·        Pesawat Fokker 28
·        Pesawat Avro RJ-185 PAS
·        Pesawat DC-10 (sewa)

3.      Habibie: Tidak ada
4.      Gus Dur: Pesawat Boeing Bussiness Jet (BBJ) 737-800 atau Boeing 07
5.      Megawati: Pesawat MD-11 atau RJ-85 PAS
6.      SBY:
·        Pesawat Garuda Indonesia jenis Airbus A330
·        Pesawat Boeing Business Jet (BBJ) 2 seri 737-800 NG (rencana)