Giliran Samsung Galaxy S II Skyrocket Yang Meledak

Giliran Samsung Galaxy S II Skyrocket Yang Meledak – Beberapa hari lalu kita mendengar berita iPhone 4 terbakar di sebuah pesawat Australia, kini giliran Samsung Galaxy S II yang meledak. Versi Galaxy S II yang rilis melalui carrier AT&T Amerika ini meledak di dalam saku pemiliknya.


Seorang saksi menggambarkan insiden terbakarnya SGS2 Skyrocket itu sbb:

“Dia sempat berkata mendengar suara, merasakan ada yang terbakar di kakinya lalu saat ia mengeluarkan ponsel dari kantong celananya tercium bau terbakar. Ada asap yang keluar dari saku celana dan ponselnya.”

Peristiwa terbakarnya Samsung Galaxy S II Skyrocket ini kemudian diposkan oleh seorang temannya yang merupakan anggota forum xda-developers.

Berikut foto Samsung Galaxy S II Skyrocket Yang Meledak




Hanya Rekayasa ?

Berbeda dengan peristiwa yang terjadi di Australia, pada peristiwa kali ini tidak ada bukti otentik dari pihak berwenang. Jika saat perisitiwa di Australia pihak penerbangan membuat laporan resmi kepada pihak otorisasi bandara untuk menyelidiki peristiwa tersebut, pada kejadian kali ini tidak ada pihak kepolisian ataupun yang lain yang diberi laporan. Juga tidak ada gambar yang menunjukkan saku yang terbakar atau luka dari teman orang tersebut. Barang tersebut juga telah dibongkar sehingga bisa menyulitkan penyelidikan dari pihak yang berkepentingan karena kondisi barang tidak sesuai lagi dengan keadaan saat peristiwa terjadi, berbeda dengan keadaan iPhone 4 yang masih dalam bentuk rusak seperti saat kejadian.

Pos tersebut juga telah direspons oleh seseorang yang berpikir bahwa mungkin saja kejadian tersebut disengaja, seperti kejadian pecahnya layar Motorola droid tahun lalu yang mengenai wajah penggunanya. Dalam peristiwa motodroid tersebut, sang pemilik menjatuhkan smartphone tersebut dan kemudian merekayasa kejadian agar dianggap sebuah kecelakaan. Pihak Samsung sepertinya juga sudah bertindak cepat dengan mengeposkan balasan di trit tersebut. Mereka menanyakan nama orang tersebut, nomer telepon, IMEI, tempat pembelian, serta email dari orang yang melaporkan kejadian kebakaran tersebut untuk ditindaklanjuti.