Nih Dia Tanda-tanda Stress dan Cara Mengatasinya


Nih Dia Tanda-tanda Stress dan Cara Mengatasinya – Bagi anda yang bekerja kantoran mungkin tidak asing lagi dengan yang namanya stress. Ketika “penyakit” itu datang, hampir dipastikan semua kegiatan anda menjadi terganggu, begitu juga dengan kualitas kesehatan anda.

Tidak hanya orang kantoran, siapa pun bisa terserang stress baik itu ibu rumah tangga sampai pelajar. Lalu bagaimana cara mengatasinya ?.

Sebelum dijelaskan lebih lanjut, ada baiknya anda mengenal gejala gejala jika anda terkena serangan stress, yaitu antara lain:

Ø      Bibir kering dan cenderung bau mulut
Mulut kering biasa disebabkan adanya penurunan aliran saliva dalam mulut. Hal ini juga dapat menyebabkan nafas menjadi bau dan permasalahan pada gigi. Perbanyaklah minum air putih, konsumsi buah-buahan segar, sikat gigi secara teratur dan gunakan obat kumur.

Ø      Nyeri Otot
Ketika Anda stres, tanpa disadari otot-otot akan berkontraksi dan tegang. Otot punggung sangat rentan terhadap hal ini, dan biasanya di punggung bawah akan menjadi kejang. Anda dapat meringankan rasa sakit otot dengan melakukan beberapa squats, menyandarkan lengan Anda pada lutut. Tahan selama sepuluh detik.

Ø      Sering pusing
Terlalu banyak menunduk akibat mengetik, terlalu banyak menghimpit gagang telepon di pundak atau terlalu sering mengemudi di antara kemacetan jalan raya, menyebabkan otot-otot di leher, pundak dan punggung menjadi tegang, kaku dan berujung pada serangan sakit kepala.  Sampai 80 persen penelitian mencatat sakit kepala dimulai dari hal-hal tersebut.

Untuk menjaga kebugaran agar dapat lebih stabil. Rutinlah pijat refleksi di seluruh badan untuk menghilangkan kekakuan pada otot-otot di badan setiap 10 hari sekali atau mandi air hangat untuk meredakan tegang di otot pundak dan kepala. Pasangkan juga aromaterapi di kamar mandi agar dapat lebih rileks.

Ø      Sering buang gas
Saat Anda lebih sering buang gas, bisa jadi itu tidak hanya masuk angin biasa akibat terlalu lelah, itu juga merupakan tanda Anda mengalami stres. Stres dan cemas berlebih juga berefek mual, mulas dan juga kram pada perut. Ganti softdrink atau kopi Anda dengan minuman herbal seperti jahe hangat agar dapat lebih membantu otot-otot berelaksasi dan menghangatkan badan.

Ø      Sering lupa dan susah konsentrasi
Ketika Anda sering melupakan sesuatu dan merasa lebih sulit berkonsentrasi, waspadalah itu gejala stres. Luangkan waktu sejenak untuk mengendalikan stres tersebut, misalnya beristirahat sekira 10 menit sambil menikmati secangkir teh herbal atau teh manis hangat.

Ø      Sering menguap
Ketika menguap sering dilakukan walaupun tidak sangat mengantuk, itu merupakan tanda-tanda Anda terserang stres. Stres memicu pernapasan menjadi pendek sehingga orang sering menguap untuk mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Ketika pekerjaan membuat Anda sesak dan tertekan, ambillah napas dalam-dalam dan sedikit bersantailah untuk redakan stres.

Ø      Sensitif dan mudah marah
Stres memicu tingkat adrenalin. Sayangnya, hal itu juga menyebabkan hormon yang disebut katekolamin turut meningkat. Efek dari peningkatan hormon tersebut adalah tingginya tekanan darah. Tekanan darah tinggi cenderung membuat seseorang menjadi sensitif dan mudah marah. Jika dibiarkan, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Anda dapat mengatasinya dengan mencoba memelajari penyebab stres dan segera atasi hal tersebut. Jika masih sulit dilakukan setelah beberapa kali mencoba, beralihlah ke lingkungan yang lebih baik.

Ø      Bau badan
Hasil lain dari hormon stres adalah produksi keringat yang berlebih, terutama di bawah lengan, di mana keringat lebih bau dibanding keringat di anggota tubuh yang lain. Solusinya, mandi setiap hari, gunakan roll on, dan belajar atasi stres.

Ø      Serangan ketombe
Stres berkepanjangan melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat kulit kepala pun lebih rentan terhadap jamur jahat yang menghasilkan ketombe. Antisipasi serangan tersebut dengan menghindari dulu baju-baju berwarna gelap. Lalu segera atasi dengan menggunakan sampo antiketombe. Sertakan pula kondisioner agar rambut lebih lembut dan lembap.

Ø      Hidung tersumbat dan ingusan
Akibat sistem kekebalan tubuh yang menurun, stres pun akhirnya menjadikan tubuh rentan terhadap pilek dan flu. Hasilnya, hidung tersumbat dan ingusan. Senjata paling ampuh untuk melawannya dengan berolahraga, sedikitnya tiga kali sepekan. Olahraga membuat tubuh berkeringat dan merangsang sistem kekebalan tubuh. Nafas pun menjadi lebih baik, tidur menjadi semakin pulas.

Ø      Berat badan
Stres meningkatkan hormon kortisol, hormon stres utama dalam tubuh yang terkait dengan sejumlah masalah kesehatan termasuk obesitas. Hormon stres kortisol menimbulkan timbunan lemak berkumpul pada tubuh, khususnya di bagian pinggang.

Selain memilih makanan sehat yang non-lemak dan berserat, olahraga merupakan solusi terbaik. Aktivitas fisik ini dapat membakar timbunan lemak untuk terhindar dari obesitas, sekaligus merangsang hormon endorfin, hormon yang menimbulkan rasa senang.

Ø      Kaki pegal
Stres dapat menyebabkan ketidakseimbangan kimiawi dalam tubuh, salah satu efeknya kaki terasa lebih lemas dan pegal. Pijat refleksi seluruh badan Anda dan lebih terfokus pada bagian kaki dapat membantu otot-otot kaki lebih rileks.

Ø      Munculnya Jerawat
Stres meningkatkan peradangan yang menyebabkan jerawat. Anda dapat mencegah pertumbuhan jerawat dengan menggunakan lotion yang mengandung asam salisilat atau benzoyl peroxide yang membasmi bakteri penyebab jerawat, juga pakailah pelembab noncomedogenic sehingga kulit tidak terlalu kering.

Ø      Alergi semakin Parah
Pada penelitian yang dilakukan tahun 2008 di Ohio State University College of Medicine menemukan bahwa penderita alergi yang sedang stres akan menunjukkan gejala alergi yang lebih serius.

Hormon stres dapat merangsang produksi IgE, protein darah yang menimbulkan reaksi terhadap alergi.

Ø      Sakit Perut
Kecemasan dan stres dapat menyebabkan sakit perut, bersama dengan sakit kepala, sakit punggung, dan insomnia.


Berikut Cara Mengatasi Stress Saat Bekerja

Ø      Mulai lebih awal
Tinggalkan rumah 30 menit lebih awal dari biasanya. Studi menemukan, bahwa semakin sedikit Anda terburu-buru di pagi hari, semakin berkurang stres Anda pada hari itu.

Ø      Bawa camilan
Bawa secangkir kopi atau minuman favorit Anda dan camilan (buah kering, kacang-kacangan, jus kotak, atau pretze) ke kantor. Kerja selama beberapa jam tanpa camilan dapat membuat kadar gula darah turun dan memperburuk stres Anda. Dengan camilan, Anda akan mendapatkan energi untuk bekerja.

Atau anda bisa makan makanan yang memang berkhasiat untuk menghilangkan stress. Baca: 5 Jenis Makanan yang Bagus Di konsumsi Saat Stres

Ø      Puji diri sendiri
Kebanyakan dari kita tidak pernah meluangkan cukup waktu untuk memuji diri sendiri setelah melakukan pekerjaan dengan baik. Jadi ketika Anda menyelesaikan pekerjaan Anda dengan baik, pujilah diri sendiri keras-keras. Anda akan mendapat tambahan kepercayaan diri yang membantu tetap tenang di tengah kegilaan tempat kerja.

Ø      Jadwalkan 10 menit "waktu khawatir"
Tutup pintu kantor Anda atau duduk di ruangan kosong dan pikirkan apa yang membuat Anda stres. Bawa selembar kertas dan bagi menjadi tiga kolom yang terdiri dari “Kekhawatiran saya”, “Mengapa itu membuat saya khawatir”, dan “Hal terburuk yang bisa terjadi”. Setelah Anda menghadapi skenario terburuk dan menyadari bahwa hal itu mungkin tidak akan pernah terjadi, Anda dapat kembali bekerja dengan beban kekhawatiran yang lebih ringan.

Ø      Bersihkan Meja
Tidak perlu merombaknya, cukup dengan mengatur peralatan di atas meja agar tampak lebih rapi. Satukan surat, singkirkan gelas sisa kopi dan undangan acara yang sudah lama. Kerapihan meja kerja dapat membuat Anda lebih rileks dan termotivasi untuk konsentrasi.

Ø      Kelola e-mail Anda
Untuk menjauh dari stres, mengurangi jumlah waktu yang Anda habiskan untuk membaca dan mengirim e-mail. Jika Anda ingin membalas e-mail, tinggal klik tombol “reply” dan jangan membuat pesan baru. Jika Anda telah tiga kali bolak-balik meminta penjelasan pada orang, namun Anda masih bingung atau punya pertanyaan, gunakan telepon.

Ø      Meregang
Cobalah angkat kaki Anda dan diregangkan selama 30 detik. Gerakan ini mengurangi risiko penggumpalan darah yang dapat diakibatkan karena duduk terlalu lama dalam satu posisi. Kegiatan lainnya yang berguna adalah menempatkan satu tangan di belakang leher, pegang siku Anda dengan tangan yang satu lagi, dan regangkan. Ganti tangan dan ulangi.

Ø      Memiliki "pengingat perspektif"
Stres bisa mengalahkan Anda, tapi masalah Anda lebih kecil dari kelihatannya. Untuk mengingatkan Anda dari hal itu, taruh gambar di kantor Anda (misalnya gambar bumi yang diambil dari ruang angkasa, malam berbintang, atau laut) dan lihatlah gambar itu setiap kali Anda merasa kewalahan.

Ø      Rencana ke depan
Ketika pekerjaan menjadi tantangan, curahkan beberapa waktu Anda (seperti akhir pekan dan malam hari) untuk membuat daftar yang harus dilakukan untuk pekan depan. Buatlah daftar dengan kotak di samping dan beri tanda centang pada kotak ketika Anda sudah menyelesaikan sesuatu. Anda tidak akan lupa sesuatu dan akan tetap fokus pada pekerjaan.

Ø      Bersosialisasi dengan rekan kerja
Adakan pertemuan sepekan sekali dengan rekan kerja Anda untuk berbicara tentang masalah pekerjaan tertentu. Cari tahu bagaimana melakukan sesuatu dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, atau meningkatkan hubungan.

Ø      Ingatkan diri sendiri
Membuat tampilan di kantor untuk mengingatkan Anda pada kehidupan pribadi. Pasang gambar pasangan Anda, anak, hewan peliharaan, foto diri sendiri ketika melakukan sesuatu yang menyenangkan atau kenang-kenangan yang mengingatkan Anda tentang acara khusus di meja kantor. Ketika Anda merasa diri Anda kewalahan dalam bekerja dan stres, pandangilah gambar tersebut selama lima menit dan Anda pun siap untuk kembali bekerja.

Ø      Mendengarkan Musik
Beberapa penelitian menemukan bahwa mendengarkan musik dapat bantu menurunkan tekanan darah, mengurangi stres dan meningkatkan mood. Musik yang tepat juga bisa mengakibatkan Anda untuk mengubah perilaku menjadi lebih baik dan tenang.

Ø      Menghirup Lemon
Penelitian asal Jepang menemukan bahwa linalool --zat yang ditemukan dalam lemon-- memiliki sifat anti-flamasi dan dapat mengurangi stres. aroma lain seperti kemangi, lavender juga diketahui dapat menurunkan tingkat stres.

Ø      Olahraga
Jadwalkan sebagian jam makan siang Anda dengan berolahraga. Olahraga merupakan cara mudah untuk mengeluarkan isi hati selama hari kerja. Jika kantor Anda berada di dekat tempat gym, maka manfaatkanlah kesempatan tersebut. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga adalah cara ampuh untuk meningkatkan endorfin (hormon bahagia). Anda akan kembali bekerja dengan perasaan yang lebih tenang, bahagia, bersemangat dan berenergi.

Jika anda tidak sempat, anda bisa mencoba melakukan senam wajah. Baca: Tips Atasi Stres Dengan Senam Wajah