Tips Agar Kendaraan Hemat Bahan Bakar


Tips Agar Kendaraan Hemat Bahan Bakar – Saat ini pemerintah tengah merancang peraturan untuk membatasi penggunaan bahan bakar subsidi. Hal ini tentu membuat anda harus berpikir tentang efisiensi bahan bakar kendaraan anda.

President Director Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) Bintarto Agung menjelaskan kalau paling tidak, ada beberapa hal yang menyebabkan penggunaan bensin menjadi boros yakni kinerja mesin kendaraan, kualitas bahan bakar, infrastruktur dan prilaku mengemudi tiap pengendara.

Soal bahan bakar, Bintarto Agung menjelaskan kalau kendaraan diatas tahun 2000 haruslah menggunakan bahan bakar yang beroktan 91-95. Jika menggunakan bahan bakar dibawah angka tersebut, umur mesin akan berkurang dan pembakaran tidak efisien.

"Selain itu, penggunaan bahan bakar berkualitas akan membuat kerak di mesin berkurang. Kalau kerak berkurang, pembakaran bisa lebih sempurna. Kalau pembakaran sempurna, umur mesin bisa lebih panjang dan efisiensi bahan bakar bisa dicapai," tambahnya.


Berikut Tips Agar Kendaraan Hemat Bahan Bakar

Perilaku mengemudi
Lakukan perilaku mengemudi kendaraan secara ‘cermat’. Seperti yang sudah umum diketahui, perilaku berkendara yang benar adalah salah satu faktor penting dalam mencapai konsumsi bahan bakar yang efisien.

Memindahkan Gigi Transmisi Sesegera Mungkin
Pindahkan gigi sesegera mungkin! Pindahkan gigi sebelum jarum RPM mencapai angka 2,500 untuk kendaraan berbahan Bensin, RPM 2,000 pada kendaraan diesel. Sebab, umur komponen-komponen kendaraan pada bagian yang menghasilkan tenaga akan mengalami penurunan akibat gesekan atau friksi.

Jaga kecepatan
Jaga kecepatan menengah dengan antisipasi pergerakan kendaraan lain sehingga tidak perlu berakselerasi dan mengerem mendadak.

Gigi Tinggi dan RPM Rendah
Pedal pada dasarnya hanya mengakibatkan momen putar pada mesin, jumlah pemakaian BBM dipengaruhi dari beban kerja mesin itu sendiri, semakin kecil reduksi dari moment tenaga yang dihasilkan oleh mesin semakin kecil pemakaian BBM.

Oleh karena itu tenaga yang dibutuhkan untuk mendapatkan kecepatan konstan jelas lebih kecil dibandingkan adanya akselerasi-akselerasi.

Dengan demikian gigi tinggi dapat saja digunakan pada kecepatan rendah tanpa khawatir adanya kerusakan (ingat: range 2.500–2.800 RPM pada mesin bensin) dengan cara ini akan menghemat konsumsi BB tanpa merusak mesin, pasti dan selama perawatan terhadap mesin dilakukan sebagaimana mestinya.- Optimalkan putaran mesin di 2.000 RPM dan naikkan posisi gigi tertinggi sesuai kebutuhan.

Matikan AC
Kurangi kerja mesin dengan mematikan AC ketika tidak diperlukan.

Kurangi bobot
Banyak beban berarti makin banyak beban kerja mesin yang menguras BBM. Kurangi bobot berlebih. "Lepas atributyang tidak perlu di mobil. Bila rak sepeda tidak digunakan, lepas saja. Bobot yang makin berkurang akan mengurangi konsumsi bahan bakar," ujarnya.

Matikan Mesin Saat Berhenti Sesaat
Ketika memanaskan mesin pastikan tidak lebih dari 2 menit, pada mesin-mesin modern sistem pelumasan telah memberikan hasil maksimal pada masa tersebut. Hal yang sama saat mematikan mesin, hindari cara–cara yang tidak benar dengan menekan-nekan pedal gas sebelum mematikan mesin cara ini jelas akan meningkatkan pemborosan BBM kendaraan anda.

Matikan mesin jika memungkinkan, semisal saat berhenti menunggu palang pintu di lintasan KA, di traffic light atau menunggu seseorang di minimarket. Ketika mencoba menghidupkan jangan tekan pedal gas.

Pada mobil keluaran baru: Pada saat menghidupkan kembali, pengemudi diharapkan tidak menginjak pedal gas, mesin yang dilengkapi dengan injeksi (injection) memiliki manajemen tersendiri untuk menyikapi situasi re-start tersebut.

Menekan pedal gas akan membingungkan sistem yang mana akan membuat kesulitan pada re-start selain akan meningkatkan konsumsi BBM dan emisi gas buang.

Pada mobil keluaran lama: Umumnya pada mobil-mobil buatan sebelum tahun 2000 pada kondisi mesin panas pengemudi kadang kala harus menginjak pedal gas sedikit saat re-start. Ini akan mengonsumsi BBM, disarankan akan bijaksana pengemudi mematikan mesin ketika berhenti lebih dari 1-2 menit.

Perlambat kendaraan
10% lebih cepat di atas 80 km per jam, artinya 10%-20% lebih banyak BBM yang dipakai.

Tutup jendela
Jadilah aerodinamis dengan mengurangi hambatan udara yang menambah beban mesin.

Lakukan Perlambatan dengan Halus
Saat melakukan perlambatan, lakukanlah dengan halus dan bertahap dengan gigi transmisi tetap masuk (tidak dengan netral). Mobil-mobil yang dibuat di atas tahun 2000 umumnya dilengkapi dengan sistem injeksi elektronik yang memiliki fuel cut-off, yaitu kemampuan memutuskan supply BBM keruang mesin saat melakukan perlambatan mesin (Engine Brake).

Keuntungannya, seorang pengemudi dapat mengangkat pedal gas setiap saat perlambatan tanpa terlalu banyak dibantu dengan pengereman pada roda-roda.

Pada kendaraan yang menggunakan karburator tanpa eletronik fuel cut-off, membiasakan mengangkat pedal gal atau menutup tuas throttle secara halus dan menghindari pengereman tajam juga dapat membuat kendaraan menjadi lebih ekonomis.

Menikung
Menikung dengan eco-driving dapat dicapai melalui beberapa faktor: kecepatan, arah lintasan, latihan. Pandangan jauh ke depan lakukan perlambatan sehalus mungkin, jika aman tanpa menggunakan pedal rem gunakan TITO (melebar-mengecil-melebar) dengan demikian faktor reduksi rotasi roda kecil.

Secara umum ini dapat dikatakan pengemudi harus dapat mengantisipasi kondisi area tikungan tersebut dengan pasti dan aman.

Merawat Kendaraan
- Servis rutin kendaraan. Servis rutin kendaraan Anda pada jarak waktu yang tepat untuk memberikan jaminan mobil Anda akan selalu berjalan dengan performa terbaiknya.
- Perhatikan kondisi busi. Lakukan penggantian rutin tiap tahun atau tiap 20.000 km untuk pembakaran yang optimal dan proses penyalaan mesin yang mudah.
- Servis kendaraan berkala. Jaga kondisi mesin dan kelancaran semua bagian di dalamnya agar tetap melakukan kerja yang optimal.
- Ganti oli rem secara berkala. Lakukan penggantian oli rem setiap 2 tahun sekali. Perlakuan ini dapat menjaga kualitas pengereman yang efisien.
- Jaga tekanan ban. Tekanan ban kurang 20% berarti kendaraan akan 10% lebih boros.

Penggunaan bahan bakar
-  Penggunaan bahan bakar yang tepat
- Gunakan bahan bakar yang tepat sesuai kebutuhan Anda untuk optimalisasi pembakaran.

Hindarilah kemacetan dan jam-jam macet.
Perkirakan dengan cermat jalan mana yang ada kemacetan serta hindari jalan yang berpotensi macet pada jam-jam tertentu.

Jaga jarak aman dengan kendaraan didepannya
Apabila jarak dengan kendaraan di depan anda terlalu dekat, anda harus menyesuaikan diri dengan kondisi mobil tersebut, dimana bila dia mengerem kitapun ikut mengerem. Apabila dia mempercepat kitapun ikut mempercepat. Hal-hal seperti ini mempengaruhi borosnya pemakaian bahan bakar.

Jangan terlalu lama memanaskan mesin
Anda harus paham bahwa 15 detik setelah anda menghidupkan mesin, oli mesin sudah bersirkulasi ke seluruh bagian-bagian mesin mobil. Sebenarnya sesudah 15 detik itu mesin mobil anda sudah siap digunakan. Bila anda memanaskan mesin mobil selama 3 menit, maka berarti anda membuang percuma hingga 100cc bahan bakar .

Jangan terlalu dekat
Hal ini akan memboroskan bahan bakar, karena untuk memanaskan kembali mesin yang sudah mulai mendingin memerlukan sekitar 50 cc bahan bakar yang tidak terpakai optimal. Apalagi bila tempat yang dituju sangat dekat dimana mesin yang sudah mulai panas malah di matikan dan beberapa saat kemudian mesin yang mulai mendingin itu sekali lagi dihidupkan.

Perhitungkan matang-matang apabila anda akan mengendarai antar-jemput jarak dekat, atau pulang pergi shopping dan lain sebagainya.

Periksa tekanan angin ban
Setiap kali roda bergulir, permukaan roda yang menapak pada jalan akan menopang berat kendaraan disertai dengan perubahan bentuk dari tapak ban itu sendiri. Ini disebut sebagai resistansi gulir (tahanan gulir). Tekanan angin ban yang kurang, mengakibatkan tahanan gulir membesar dan menyebabkan pemborosan bahan bakar.



Anda baru saja membaca postingan yang berkategori Otomotif
Judul : Tips Agar Kendaraan Hemat Bahan Bakar
Bookmark : http://www.berita-ane.com/2012/04/tips-agar-kendaraan-hemat-bahan-bakar.html.