Wamen ESDM Widjajono Meninggal Dunia di Gunung Tambora



Wamen ESDM Widjajono Meninggal Dunia di Gunung Tambora – Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo meninggal dunia di Gunung Tambora. Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi Kardaya Warnika.

"Informasi dari sana melalui tim yang mengevakuasi termasuk dokter, Pak Wamen dikatakan sudah meninggal dunia. Beliau telah menghembuskan nafas terakhir dan dievakuasi melalui heli dan dibawa ke lapangan terbang kecil di situ, ke daerah evakuasi Newmont," tuturnya.

Widjajono sebelumnya dikabarkan lemas dan kritis saat pendakian di Gunung Tambora Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Pos III dekat kawah Gunung Tambora.

Semasa kuliah Widjajono memang dikenal suka berpetualang mendaki gunung, beliau pun ikut serta dalam organisasi pecinta alam di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Namun apa alasan sebenarnya, sosok yang selalu terlihat nyentrik tersebut mendaki Gunung Tambora?

Menurut Ninasapti, istri Widjajono dengan mendaki gunung, Widjajono dapat rasakan kedekatannya dengan Tuhan dan mengagumi ciptaannya." Jadi naik gunung itu kan susah, kalau bisa turun lagi akan diberi waktu panjang lagi. Tapi beliau sudah dipanggil," kata Ninasapti.


Widjajono Kekurangan Oksigen

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Surono menduga penyebab kematian Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo adalah kekurangan oksigen saat berada di puncak Gunung Tambora.

Sementara saat pendakian ke puncak, Wamen ESDM disebut tengah tidak fit. Padahal orang yang naik gunung harus dalam kondisi benar-benar fit, apalagi dengan ketinggian gunung seperti Gunung Tambora.

"Dalam perjalanan (ke puncak Gunung Tambora), informasi dari lapangan Pak Wamen ESDM katanya tidak fit. Berkali-kali sempat istirahat," ucapnya.

Meski begitu, Widjajono tetap bersikukuh untuk naik ke puncak. "Beliau ingin lanjutkan perjalanan dengan dibantu rekan-rekan yang ikut dalam rombongan," jelas Surono.

Rencananya jenazah almarhum rencana akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang Barat. "Ada pemakaman keluarga di San Diego Hills Karawang, setelah salat dhuhur berangkat dari sini," ucap istri Widjajono di Jalan Ciragil II Nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berikut ide ide yang pernah disampaikan oleh Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo

1.      Perlu peraturan bahwa Pertamax wajib untuk mobil pribadi 1500 cc ke atas.
2.      Perlu peraturan bahwa Premix wajib untuk mobil pribadi di bawah 1500 cc. premix adalah campuran 50% Premium dan 50% Pertamax dengan harga rata-ratanya. Cara lain adalah mobil pribadi di bawah 1500 cc harus membeli Pertamax dulu sebelum membeli Premium dalam jumlah yang sama di SPBU.
3.      Perlu peraturan bahwa Premium hanya untuk Angkutan Umum dan Sepeda Motor.
4.      Penghematan untuk bensin sampai di atas 30% oleh HHO dengan alat seharga Rp 800 ribu ditemukan oleh Prof. Djoko Sungkono dari ITS.
5.      Penghematan untuk diesel dengan larutan Penghemat BBM SF Turbo 1 ditemukan oleh Pak Faisal dari Palembang. Ini bagus untuk transportasi umum dan truk, termasuk truk batubara.
6.      Penggunaan tabung LPG 3 kg untuk nelayan melaut perlu disebar luaskan.
7.      Transportasi umum mobil ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya supaya masyarakat mau pindah dari menggunakan kendaraan pribadi pada hari-hari kerja ke transportasi umum dan hanya menggunakan pada akhir pekan. busway di Jakarta memerlukan armada yang jauh lebih banyak.
8.      Pemakaian kereta api ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya baik untuk dalam kota maupun antar kota termasuk untuk angkutan barang dan batubara.
9.      Medco memberi converter kit untuk CNG (Compressed Natural Gas) yang harga keekonomian CNG-nya Rp 4.100/l (kalau disubsidi Rp 1000 maka harganya Rp 3100) untuk stafnya dan menyediakan bus kantor untuk pegawainya. Kalau kebanyakan perusahaan berperilaku seperti Medco maka Jakarta tidak macet. Daerah luar Jawa penghasil Migas bisa beralih ke BBG lebih cepat.
10.  Perlunya penghematan pemakaian listrik dengan memakai lampu dan peralatan hemat energi dan mematikannya apabila tidak diperlukan.
11.  Kamis 5 April 2012 Wakil Menteri Perhubungan dan penulis mengunjungi spbg di Surabaya. Pak Marsaid, Technic & Operation Director CNG pemilik spbg (Mother Station) menjelaskan bahwa SPBU dapat digunakan untuk daughter Station BBG dengan mengizinkannya menjual BBG. Untuk itu hanya dibutuhkan lahan 3mx6m untuk menaruh trailer dan dispenser. Keuntungan dibagi antara Mother (Ibu) dan Daughter (Putri) Stations. Pak Marsaid juga menganjurkan Subsidi Rp 1.000 per Isp (liter setara premium) untuk CNG supaya harga jualnya masih menarik walaupun harga BBM subsidi Rp 4500. Subsidi gas Rp 1.000 jauh lebih menghemat dari subsidi BBM Rp 5000 (harga Premium tanpa subsidi Rp 9500). LNG dari luar Jawa dapat diterima oleh trailer-trailer LNG (tanpa diregasifikasi menjadi CNG) di pelabuhan. Mengangkut LNG (cair) ke konsumen membutuhkan ruangan lebih sedikit dari mengangkut CNG. Juga dianjurkan menggunakan LNG untuk truk maupun transportasi umum jarak jauh di Jawa, Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Mohon diingat bahwa pengalihan minyak tanah ke LPG dimasa lalu menghemat lebih dari Rp 50 triliun per tahun. Saat ini tidak ada yang mau menggunakan minyak tanah untuk memasak apabila ada LPG.
12.  Memaksimalkan pemanfaatan batubara, panas bumi, air, bioenergi untuk listrik dengan diatasi kendala-kendalanya. Harap diingat bahwa biaya listrik dari batubara, panas bumi dan air hanya seperempat biaya listrik dari BBM.
13.  Pada 11 Maret 2012 Wakil Menteri Pertanian dan penulis mengunjungi Pesantren Sunan Drajat di Lamongan dan melihat pengembangan kemiri sunan disana. Kemiri Sunan ini disamping baik untuk penghijauan sehingga mencegah banjir dan tanah longsor juga buahnya bisa dibuat biodiesel yang dapat menjadikan suatu desa disamping asri juga mandiri energi. Pesantren mempunyai jaringan di seluruh Indonesia dan menurut informasi jumlahnya sekitar 20.000 di Indonesia. Memaksimalkan pemanfaatan kemiri sunan untuk reklamasi tambang, penghijauan dan energi (biodiesel).
14.  Memaksimalkan pemanfaatan energi surya, angin, arus laut, mikro hidro untuk daerah-daerah terpencil terutama Indonesia Bagian Timur.
15.  Akan lebih banyak uang yang dihemat apabila kita bisa meminimalkan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), mengoptimalkan Penerimaan Pemerintah dan mengefisienkan Pengeluaran Pemerintah.