10 Jenis Makanan Pencegah Kanker

10 Jenis Makanan Pencegah Kanker – Secara global, kematian yang disebabkan oleh kanker mengalami peningkatan tiap tahunnya, tidak terkecuali di Indonesia. Di Indonesia, kanker masih menempati posisi keduaa penyebab kematian setelah penyakit kardiovaskuler.

Jenis kanker yang banyak kasusnya di Indonesia yaitu kanker payudara sebesar 30 persen dan kanker leher rahim atau serviks sebesar 24 persen. Lalu Bagaimana cara mencegahnya ? Selain olahraga teratur, asupan makanan juga harus di perhatikan.


Berikut 10 Jenis Makanan Pencegah Kanker

1.      Bawang putih
Tambahkan bawang putih dalam makanan apapun yang Anda makan. Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang dapat merangsang pertahanan alami sistem kekebalan tubuh terhadap kanker. Bawang putih juga mungkin memiliki potensi untuk mengurangi pertumbuhan tumor dan mencegah kanker perut.

Untuk jelasnya mengenai manfaat bawang putih, bisa baca di Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan Tubuh

2.      Brokoli
Brokoli merupakan makanan super pencegah kanker yang harus sering Anda makan. Tetapi perhatikan jangan mematangkan brokoli dalam microwave. Sebuah penelitian di Spanyol menemukan microwave menghancurkan 97% zat flavanoid dalam brokoli (zat pelindungan terhadap kanker). Jadi, lebih baik makan brokoli yang dikukus, dimakan mentah sebagai camilan, atau menambahkannya ke sup dan salad.

3.      Kacang Brasil panggang
Kacang Brasil panggang kaya kaya selenium, mineral yang membunuh sel-sel kanker, dan membantu sel memperbaiki DNA. Sebuah studi di Harvard terhadap lebih dari 1.000 pria dengan kanker prostat menemukan bahwa mereka yang memiliki tingkat selenium tinggi dalam darah, 48% lebih tidak berisiko terserang penyakit kanker prostat lanjutan selama lebih dari 13 tahun dibandingkan dengan pria yang tingkat selenium dalam darahnya rendah.

Dan, sebuah studi selama lima tahun yang dilakukan Cornell University dan University of Arizona menunjukkan bahwa mengonsumsi 200 mikrogram selenium setiap hari (dua kacang Brasil yang diolah) mengurangi risiko terkena tumor prostat sebanyak 63%, kanker kolorektal 58%, penyakit atau kanker paru-paru 46%, dan menurunkan kematian akibat kanker sebesar 39%.

4.      Lemon, jeruk nipis, jeruk (buah sitrus)
Menurut penelitian di Australia, mengonsumsi harian buah sitrus dapat mengurangi risiko kanker mulut, tenggorokan, dan perut sampai setengahnya.

5.      Blueberry
Campur setengah cangkir blueberry ke dalam sereal pagi Anda. Blueberry menempati peringkat nomor satu dalam hal kekuatan antioksidan. Antioksidan menetralisir radikal bebas, yang merupakan senyawa tidak stabil, dapat merusak sel, dan menyebabkan berbagai penyakit termasuk kanker.

6.      Artichoke
Artichoke merupakan sumber besar silymarin, antioksidan yang dapat membantu mencegah kanker kulit.

7.      Salmon
Peneliti Australia menemukan makan empat porsi ikan atau lebih per pekan mencegah terserang leukemia (darah kanker), myeloma, dan limfoma non-Hodgkin hampir sepertiganya. Penelitian lain menunjukkan, makan ikan yang berlemak (salmon, makarel, ikan halibut, sarden, dan tuna, serta udang dan kerang) akan menurunkan risiko kanker endometrium pada wanita. Itu karena omega-3 yang terdapat dalam ikan.

8.      Buah kiwi
Kiwi merupakan buah kaya antioksidan yang melawan kanker. Kiwi juga mengandung vitamin C, vitamin E, lutein, dan tembaga.

9.      Daun bawang
Makan daun bawang dapat mengurangi risiko kanker prostat sebesar 50%. Namun, manfaat ini lebih kuat ketika daun bawang dimakan mentah atau dimasak sebentar.

10.  Asinan kubis (sauerkraut)
Sebuah studi di Finlandia menemukan, proses fermentasi dalam pembuatan sauerkraut menghasilkan beberapa senyawa pelawan kanker, termasuk ITC, indoles, dan sulforaphane. Untuk mengurangi kadar natrium dalam sauerkraut, bilas sauerkraut terlebih dahulu sebelum di makan