7 Tips Sukses Langsung Kerja Setelah Kuliah

7 Tips Sukses Langsung Kerja Setelah Kuliah – Mencari pekerjaan setelah lulus kuliah merupakan hal yang susah susah mudah. Ada yang langsung bekerja namun tidak sedikit yang harus menunggu beberapa bulan bahkan tahun untuk mendapat pekerjaan setelah lulus dari kuliah. Nah bagi anda yang mau selesai kuliah, 7 Tips Sukses Langsung Kerja Setelah Kuliah ini mungkin bisa membantu anda.


Berikut 7 Tips Sukses Langsung Kerja Setelah Kuliah

1.      Bangun relasi dimanapun anda berada
Relasi merupakan hal yang penting dalam mencari pekerjaan, Katie Williams misalnya, ia mendapat panggilan wawancara magang gara-gara naik pesawat dari Houston. Dia berbincang-bincang dengan sesama penumpang. Ternyata penumpang ini sama-sama insinyur dan merekomendasikan sederet nama perusahaan. Kemudian dia mengirim CV ke semua perusahaan itu, salah satunya Honeywell.

Dia pun diterima magang di sana. Kemudian dia disarankan melamar untuk sebuah posisi full-time di Honeywell. Katie pun jadi mahasiswa pertama yang dapat pekerjaan tetap di kelasnya sebelum wisuda.

2.      Ubah Magang Jadi Pekerjaan tetap
Nama: Ron Duenas, Jurusan: Marketing, Kampus: Central Connecticut State University

Awalnya Ron kerja part-time sebagai representatif layanan di First New England Federal Credit Union. Kemudian dia minta apakah boleh magang di departemen marketing.Perusahaan ternyata menyambut baik. Menurut Ron, membina hubungan baik dengan perusahaan sangat menolong.

Karena bisa membuktikan kemampuannya selama magang, perusahaan menganggap Ron sebagai aset. Dia pun ditawari kerja tetap di departemen marketing setelah lulus kuliah.

3.      Melakukan Riset Sebelum Wawancara
Nama: Cynitresse S. Carter, Jurusan: Akunting, Kampus: Alcorn State University, Mississippi

Saat wawancara di Morgan Stanley, Cynitresse diberitahu kalau banyak pelamar tidak bisa menjawab ketika ditanyai alasannya ingin bekerja di situ. Pewawancara tersebut mengatakan, kita harus selalu meriset perusahaan yang ingin kita lamar.

Cynitresse kemudian mempelajari laporan keuangan tahunan Morgan Stanley dan membaca berbagai artikel tentang mereka. Setelah lima kali wawancara, dia berhasil menjadi salah satu dari 10 peserta wealth management branch analyst program. Menurutnya, dia bisa berhasil karena memahami perusahaan dan bisa mendeskripsikan dirinya sendiri.

4.      Manfaatkan Koneksi Alumni
Nama: Brett Sorenson, Jurusan: Akunting, finance dan bisnis administrasi, Kampus: Augsburg College, Minnessota

Brett aktif di klub basket Augsburg, bahkan dia menjabat sebagai kapten tim. Kemudian dia ditawari wawancara di perusahaan peralatan kesehatan yang dimiliki seorang alumni tim basketnya. Dari sinilah dia mendapat pekerjaan tetap pertamanya selepas kuliah.

5.      Referensi Orang Dalam
Nama: Kishen Ratilal, Jurusan: Teknik industri, Kampus: University of Illinois di Urbana-Champaign

Kishen berhasil dapat pekerjaan di Intel sebagai insinyur industri berkat koneksi. Saya bisa mendapat panggilan wawancara magang karena referensi seorang teman yang kerja di Intel Malaysia. Kemampuan wawancaranya juga terlatih karena sudah puluhan kali melakukan wawancara kerja meski tidak diterima. Mereka ternyata suka kinerjanya selama magang, kemudian ditawari full-time beberapa minggu sebelum masa magang berakhir

6.      Perbanyak Pengalaman Magang
Nama: Jane Intrieri, Jurusan: Jurnalisme, Kampus: DePaul University, Illinois

Sebelum lulus, Jane sudah magang di tiga tempat berbeda tanpa bayaran. Jane pernah magang di dua stasiun radio lokal Chicago dan sebuah firma public relations (PR) TriCom. Tiga bulan sebelum lulus, dia melamar 100 pekerjaan lebih tapi hanya dapat 2 panggilan. Akhirnya dia ditawari BlueBolt Solutions, sebuah agensi pengembang web interaktif di Chicago. Mereka terkesan dengan pengalaman magang Jane, terutama di TriCom.

7.      Kenali Perusahaan dari Kompetisi
Nama: Ryan Jabs, Jurusan: Manajemen Konstruksi, Kampus: Roger Williams University, Rhode Island

Semasa kuliah, Ryan jadi kapten tim kompetisi manajemen konstruksi. Dua tahun ikut kompetisi, juri divisinya merupakan perwakilan KBE Building Corporation. Ketika mendengar KBE buka kantor di Maryland, Ryan coba melamar dan segera dipanggil wawancara. Sekarang Ryan sekarang bekerja di KBE sebagai project engineer dengan gaji sekitar US$ 55.000.