9 Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktunya

9 Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktunya – Investasi sangat diperlukan untuk pembiayaan rencana di masa yang akan datang atau untuk mendatangkan cash flow, sehingga anda punya dana tambahan. Namun perlu diketahui bahwa jenis investasi sangat tergantung jangka waktu yang anda inginkan. Mau tahu lengkapnya ?

9 Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktunya

Berikut 9 Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktunya

1.      Investasi Tabungan
Investasi tabungan sama artinya dengan menabung, menyimpan dalam rekening tabungan bank. Jenis investasi ini hasil imbalnya relatif sangat rendah. Untuk jangka waktu 1-2 tahun cocok untuk berinvestasi pada tabungan dan deposito.

Kelebihan Investasi Tabungan
Nilai nominal tidak berkurang
Mudah diambil
Dijamin pemerintah hingga Rp. 2 M

Kelemahan Investasi Tabungan
Bunga rendah
Tergerus biaya administrasi

Kelebihan Deposito
Aman
Risiko rendah

Kelemahan Deposito
Ada setoran minimal
Berjangka waktu
Tidak dapat diambil kapan saja
Bunga rendah
Tergerus biaya administrasi dan pajak
Tergerus oleh nilai inflasi

2.      Investasi Emas
Menurut financial planner Aidil Akbar dalam situsnya, harga emas Logam Mulia (LM) di Indonesia secara konstan terus meningkat. Di 2011 kenaikan emas cukup fantastis. Saat itu kurang dari satu tahun kenaikan harga emas LM dunia sudah di atas 25 persen. Untuk jangka waktu 5-8 tahun bisa menginvestasi pada logam mulia.


Kelebihan Investasi Emas
Harga emas cenderung stabil dan naik
Dimanapun akan dijual, nilai emas akan sama
Emas terdiri dari berat satu gram sehingga pemodal kecil juga bisa berinvestasi dalam bentuk emas

Kelemahan Investasi Emas
Sulit dalam penyimpanan karena bila tidak hati – hati akan mudah dicuri.

3.      Investasi Asuransi
Asuransi merupakan sistem untung menurunkan tingkat kehilanga finansial dengan menyalurkannya kepada produk keuangan yang memberikan proteksi financial. Dalam industri asuransi jiwa, produk investasi yang dijual terbagi dua jenis, produk tradisional dan  produk unitlink.

Kelebihan Investasi Asuransi
Manfaat proteksi menyeluruh
Manfaat 2 in 1 (berinvestasi bonus proteksi)
Manfaat proteksi dan investasi bagi keluarga yang ditinggalkan
Dapat membeli investasi dalam jumlah kecil

Kelemahan Investasi Asuransi
Nasabah harus memahami biaya – biaya asuransi yang diberikan dalam unit link

4.      Investasi Reksadana
Reksadana merupakan cara investasi yang tidak membutuhkan banyak uang, tapi dengan imbal hasil yang cukup tinggi. Reksadana adalah pilihan bagi calon investor yang tak memiliki dana besar, kurang memiliki waktu dan akses informasi.

Kelebihan Investasi Reksadana
Tidak perlu dana besar
Mudah
Efisien waktu

Kelemahan Investasi Reksadana
Nilai unit dapat berkurang
Risiko liquiditas
Risiko wanprestasi (kinerja perusahaan)

5.      Investasi Saham
Investasi saham bermula dari sebuah perusahaan yang ingin memperluas jaringannya. Perusahaan membutuhkan aliran dana sehingga menjual kepemilikan perusahaan pada siapapun yang tertarik untuk membeli. Nantinya, orang yang tertarik membeli (calon investor) akan mendapatkan dividen dari keuntungan.

Kelebihan Investasi Saham
Bunga tinggi
Mendapat laba “deviden”
Dapat dijual
Dapat capital gain, keuntungan dari selisih harga beli saham dan harga jual

Kelemahan Investasi Saham
Risiko besar
Kalau bangkrut atau deposit tidak mendapat deviden
Adanya penghentian transaksi

6.      Obligasi
Dengan membeli surat utang alias obligasi, berarti Anda meminjamkan uang kepada organisasi atau institusi, baik pemerintah maupun swasta. Anda akan mendapat bayaran bunga secara berkala sampai jangka waktunya habis (jatuh tempo) dan uang Anda dikembalikan.

Kelebihan Investasi Obligasi
Bunga konsisten 7-8%
Dapat memperkirakan pendapatan yang akan diterima
Melindungi risiko dari inflasi
Dapat digunakan sebagai agunan kredit bank untuk membeli instrumen aktiva lain

Kelemahan Investasi Obligasi
Tingkat bunga bank (pasar) dengan obligasi hubungannya negatif, berbanding terbalik.
Risiko kecurangan apabila perusahaan penerbit memiliki masalah likuiditas

7.      Properti
Jika Anda berinvestasi dengan properti (bisa rumah, apartemen atau bahkan hanya tanah) dan disewakan kepada pihak lain, Anda akan punya penghasilan bulanan atau tahunan yang rutin. Uang tambahan ini fleksibel, bisa dipakai untuk keperluan Anda atau dipakai membeli properti baru.

Kelebihan Investasi Properti
Naik seiring dengan meningkatnya inflasi

Kelemahan Investasi Properti
Sangat bergantung pada daya beli masyarakat
Pemodal membutuhkan dana yang sangat besar

8.      Pinjaman Lunak
Cara satu ini sedikit berisiko, namun juga bisa menguntungkan. Jika punya uang lebih, Anda bisa memberikan pinjaman lunak kepada teman atau saudara, dengan bunga yang cocok.

9.      Bisnis (Franchise)
Banyak pengusaha – pengusaha yang menawarkan bisnis franchise yaitu bisnis dimana para pemegang franchise tinggal mengikuti saja prosedur yang diberikan oleh si pemilik bisnis yang utama.

Kelebihan Franchise
Potensi hasil tidak terhingga
Dapat melakukan pekerjaan yang benar – benar disukai
Mewujudkan kreativitas
Kemandirian finansial

Kelemahan Franchise
Kerugian
Dibutuhkan dedikasi waktu