Nih Dia Penyebab Internet Smartfren Ngadat Maret 2013



Nih Dia Penyebab Internet Smartfren Ngadat Maret 2013 – Melanjutkan artikel sebelumnya (Baca: 25 Maret 2013, Smartfren Lagi Gangguan Nasional ?), tumbangnya koneksi internet Smartfren belakangan ini ternyata di sebabkan oleh putusnya koneksi jaringan bawah laut milik Smartfren akibat terkena jangkar dari kapal.

"Provider kita yang ke international terputus. Kalau IIX (koneksi internet dalam negeri) tetap bisa," singkat Tom Alamas Dinharsa, Vice President Smartfren Telecom.

"Putus karena dijangkar kapal. Kita harapkan hari ini sudah on kembali” jelasnya lagi.

Smartfren memang bekerjasama dengan Moratel dengan rute Jawa-Bangka-Batam-Singapura untuk membangun serat optik untuk koneksi ke luar negeri. Proyek tersebut menelan investasi sekitar USD 20 juta.

Namun yang disayangkan dari masalah ini adalah pihak Smartfren yang tidak tanggap dalam memberi informasi kepada pelanggan. Sehingga membuat banyak pelanggan menjadi resah yang kemudian ramai ramai berkeluh kesah di social media.

Bahkan informasi penyebab tumbangnya koneksi internet Smartfren pun berasal dari tweetnya Menkominfo Tifatul Sembiring. Berikut penyebab internet Smartfren ngadat yang diambil dati akun Twitter Tiffatul.

- Pada 15 Maret 2013: jaringan utama internet Smartfren submarine putus antara Bangka-Batam lantaran kena jangkar kapal Akibatnya, jaringan internet Smartfren hanya dapat 60%

- 16 Maret: Jaringan backup inland Sumatera putus di Palembang karena tanah longsor Internet dapat dilayani dengan jalur proteksi kapasitas 30%

- 17 Maret: Jalur proteksi juga mengalami putus di area Sumatera Selatan, layanan internet hanya bisa dilayani 10% kapasitas.

- 18 Maret: Jaringan tambahan dari pihak ketiga (Matrix submarine) beroperasi, kapasitas jaringan internet menjadi 50%

- 23 Maret: Jaringan Matrix Submarine mengalami cut Layanan internet kembali hanya 10%

- 26 Maret: Hari ini diharapkan restorasi jaringan selesai, dan tambahan kapasitas Diharapkan layanan internet bisa mencapai 80% kapasitas.

Menurut Deputi CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim diperkirakan tengah malam nanti kondisi jaringan bisa berangsur pulih.

"Kejadian ini musibah. Pertama (kabel kita) kena jangkar kapal, dan langkah redundant (untuk back-up, red) sebagai jalur kedua kena longsor. Lalu pakai teman kita lagi, pihak ketiga Matrix Submarine kena (putus) juga," katanya.

"Saat ini kondisinya masih dalam perbaikan. Tengah malam nanti diperkirakan mulai pulih," tambahnya.