Tips Sehat Dengan Cara Bekam

Tips Sehat Dengan Cara Bekam – Metode bekam sebagai terapi pengobatan sudah dikenal dan digunakan sejak lama, masyarakat pun sudah banyak yang tahu dengan terapi ini, namun tidak sedikit yang masih enggan melakukan bekam. Padahal banyak manfaat yang didapat dari bekam ini. Nah di artkel ini akan menjelaskan semua hal mengenai bekam, semoga bisa menjadi referensi anda.

Apa itu Bekam ?

Bekam adalah sebuah terapi pengobatan dan pencegahan penyakit dengan cara mengeluarkan darah kotor melalui permukaan kulit, berbeda dengan donor darah (Baca: Donor Darah Sebagai Gaya Hidup) . Darah kotor adalah darah yang mengandung racun atau darah statis yang menyumbat peredaran darah, mengakibatkan sistem peredaran darah dalam tubuh tidak berjalan sebagaimana adanya, sehingga menyebabkan terganggunya kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun mental.

Darah kotor bisa terjadi karena masuknya racun mengotori darah kita, dapat melalui :
1. Makanan (pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, penyedap makanan, hormon dan logam berat)
2. Minuman (zat pewarna, zat aroma-essence, logam berat, bahan kimia, dll)
3. Pernafasan disebabkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok dan sebagainya.

Apa manfaat bekam ?

Bekam memiliki banyka manfaat antara lain:
- Membantu menghilangkan pening dan migrain.
- Membantu membuang angin dalam badan, melegakan pernafasan
- Membantu memecahkan lemak, peluh dan melegakan demam.
- Membantu memulihkan ketegangan urat leher, belikat, pinggang dan urat sendi di kaki.
- Membantu mencegah kebas kaki dan membantu meredakan serangan angin ahmar.
- Mengeluarkan darah toksik dan melancarkan peredaran darah yang tersumbat.
- Membantu meringankan tubuh. Darah kotor yang terkumpul di bawah permukaan kulit menyebabkan rasa berat dan malas.
- Membantu menajamkan penglihatan. Peredaran darah ke mata yang tersumbat menyebabkan penglihatan kabur.
- Menambah daya tahan tubuh.

Metode bekam cocok untuk para penderita penyakit di bawah ini:
- Kolesterol tinggi.
- Tekanan darah tinggi.
- Jantung.
- Asam urat.
- Migrain/sakit kepala.
- Stroke.
- Diabetes.
- Masalah mata.
- Rematik.
- Asma.
- Leher/pundak kaku/kecapekan.
- Mudah masuk angin.
- Kaki kesemutan.
- Kaki bengkak.
- Hati/Liver.
- Vertigo.

Siapa saja yang boleh dibekam ?

Siapa saja boleh dibekam dengan pengecualian secara umum sebagai berikut:

- Anak-anak dibawah 9 tahun.
- Orang tua yang sudah sangat lemah.
- Yang memiliki tekanan darah rendah dibawah 90/70.
- Yang memiliki penyakit diabetes yang sudah menimbulkan gangren.
- Sedang demam tinggi.
- Wanita hamil.
- Wanita sedang menstruasi.
- Orang yang dalam keadaan kenyang perutnya.
- Orang yang kondisi tubuhnya kekuarangan cairan dan darah.
- Orang yang kekurangan energi / kondisinya sangat letih.

Berapa lama waktu pembekaman ?

Terapi bekam akan memakan waktu 30 - 90 menit, tergantung kondisi dan penyakit yang diderita pasien.

Berapa kali harus di bekam dan kapan waktu yang tepat ?

Idealnya bekam dilakukan sebulan sekali dan dilakukan pada tanggal 17, 19 dan 21 bulan Hijriah atau tanggal 15 s/d 21 bulan Hijriah. Karena pada waktu ini gaya gravitasi bulan sedang kuat-kuatnya terhadap bumi terutama di tanggal-tanggal ganjilnya sehingga kondisi darah menjadi bergejolak dan berada di permukaan, jadi saat berbekam di waktu ini, hasilnya akan maksimal dan lebih efektif.

Berapa biaya untuk sekali bekam ?

Saat ini biaya bekam relatif beragam mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu

Untuk lebih jelas mengenai bekam bisa download ebooknya melalui link dibawah ini.