Tips Ampuh Menghemat Uang di Bulan Puasa

Tips Ampuh Menghemat Uang di Bulan Puasa - Di bulan puasa kita dilatih untuk sabar dan menahan diri dari hal hal yang membatakan puasa seperti makan dan minum, namun nyatanya di bulan Ramadhan pengeluaran kita justru lebih banyak dibandingkan dengan bulan bulan lain. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya ?

Ada beberapa hal yang menyebabkan pengeluaran kita membengkak di bulan puasa, antara lain :

Naiknya harga-harga sembako
Sudah menjadi tradisi kalau di bulan Ramadhan harga harga sembako merangkak naik, terlebih tahun ini harga BBM mengalami. Ini adalah faktor yang tidak bisa dihindari.

Konsumtif
Esensi dari puasa adalah menahan nafsu, namun sering hanya diartikan menahan makan dan minum dari sahur hingga berbuka, bukan menahan nafsu konsumtif. Berbelanja dalam keadaan lapar pun memicu pembelian barang-barang yang harusnya tidak diperlukan.

Pergeseran jam makan dan jenis makanan
Di bulan puasa, sebenanrnya hanya terjadi pergeseran jam makan dari sarapan menjadi sahur, makan siang jadi takjil berbuka, makan malam tetap, akan membuat lebih hemat karena biaya makan siang menjadi hanya biaya takjil. Tapi banyak orang yang merasa pengeluaran mereka lebih banyak, karena saat berbuka dan makan malam cenderung ingin makan apapun yang diinginkan.

Buka puasa bersama
Banyaknya undangan buka puasa bersama di restoran atau di café bersama keluarga, kerabat dan teman pastinya juga membuat pengeluaran membengkak.  

Berikut Tips Menghemat Uang di Bulan Puasa

1.      Cek lagi pengeluaran bulanan pada diluar bulan puasa
Coba anda cek lagi anggaran di bulan sebelumnya lalu bandingkan dengan anggaran di bulan puasa. Jika ditemukan kenaikan pada pos tertentu, anda bisa menambal dengan anggaran di pos yang lain.

2.      Sediakan dana untuk seminggu
Untuk memperketat pengeluaran, sebaiknya anda siapkan sejumlah uang untuk seminggu di dompet Anda, termasuk budget hiburan saat akhir minggu. Minggu selanjutnya barulah ambil uang lagi di ATM sejumlah yang sama dengan minggu lalu.

3.      Siapkan menu buka yang sederhana
Seperti yang sudah disampaikan diatas kalau takjil atau menu buka puasa bisa menjadi poin utama untuk menghemat pengeluaran. Anda bisa menyajikan 1 atau 2 menu saja untuk buka puasa.

4.      Belanja setelah berbuka
Jika anda berencana untuk belanja ke supermarket, usahakan pergi setelah buka dan shalat tarawih, agar nafsu belanja tidak tinggi.

5.      Bedakan antara keinginan dan kebutuhan
Buka puasa bersama mungkin adalah kebutuhan untuk bersosialisasi, tapi perlukah di restoran/café di luar budget Anda? Anda dapat mengusulkan restoran yang lebih murah, atau jika tidak terlalu dekat dengan lingkungan pertemanan tersebut Anda selalu bisa memilih untuk tidak ikut.

6.      Kartu kredit bukan dana tambahan.
Sekali lagi, kartu kredit bukan dana tambahan. Tidak ada anggaran untuk buka bersama? Gesek kartu kredit | Butuh sepatu baru utk lebaran? Gesek kartu kredit | HENTIKAN! Kartu kredit bukanlah dana tambahan. Itu adalah hutang yang harus dibayarkan dengan bunga!

7.      Jangan terlalu mengandalkan THR
Biasanya orang berani mengeluarkan budget lebih di bulan puasa karena adanya THR. Sebaiknya hindari persepsi seperti itu., anda harus fokus untuk memisahkan penggunaan dana bulanan (dari gaji) dan THR.

8.      Buat alokasi dana THR
Dana THR biasanya diterima 1 minggu sebelum hari lebaran. Sebelum menerima dana THR,  usahakan jauh jauh hari sudah membuat alokasi dari dana tersebut. Jangan mengalokasi dana THR untuk keperluan keperluan sebelum diterimanya THR.