Alasan Buruh Ingin UMP 2014 Naik 50 Persen


Alasan Buruh Ingin UMP 2014 Naik 50 Persen- Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun ini mengalami peningkatan yang cukup besar (Baca: Daftar UMP 2013 Lengkap), namun hal tersebut sepertinya tidak membuat para buruh untuk berhenti melakukan demo mengenai besaran UMP.

Said Iqbal selaku Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengatakan kalau pihaknya ingin UMP di tahun 2014 naik sebesar 50% dan komponen kebutuhan kehidupan layak (KHL) yang sekarang ada 60 komponen harus ditambah menjai 84 komponen.

"Tahun depan kita usulkan ada 84 item, sekarang ini masih 60. Kalau 60 nggak pakai pulsa untuk SMS Rp 30.000/bulan, padahal sekarang ini pulsa kebutuhan mendasar," kata Iqbal.

Setidaknya ada 4 alasan yang membuat serikat pekerja/buruh ingin sekali kedua item diatas dapat terwujud di tahun depan.

Berikut Alasan Buruh Ingin UMP 2014 Naik 50 Persen

1. Buruh menolak kenaikan UMP hanya sebesar inflasi atau di bawah 20% seperti yang diusulkan Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi. Alasannya, hasil survei terbaru forum buruh di DKI Jakarta KHL di Jakarta mencapai Rp 3,7 juta/bulan sedangkan UMP di Jakarta kini masih Rp 2,2 juta/bulan

"Survei ini dilakukan pasca Lebaran, pasca BBM naik, saat Lebaran, kenaikan harga barang. Selama ini pemerintah unfair karena efek Lebaran dan Natal tak dihitung," tegas Iqbal.

2. Menurut buruh, kenaikan harga BBM mengurangi daya beli hingga turun 30%. Angka itu belum dihitung dari inflasi tahun ini yang diperkirakan mencapai 10%, juga belum dihitung asumsi pertumbuhan ekonomi di atas 6%.

3. Mereka berpegang pada komitmen pemerintah seperti yang disampaikan pada pidato kenegaraan Presiden SBY yang mengatakan Indonesia masih menjadi tujuan investasi, pemerintah Indonesia tak lagi menganut kebijakan upah buruh murah dan mendorong meningkatkan daya beli masyarakat Indonesia.

4. Mereka juga menolak pemikiran pemerintah yang menjadikan industri padat karya sebagai alasan, bahwa penetapan upah tak bisa naik tinggi karena harus mengikuti kemampuan industri padat karya.

"Padahal UMP itu kan berbeda-beda. Kalau mau murah pindah ke daerah Sukabumi, Kendal yang hanya Rp 980.000, masih di bawah Vietnam, dan Kamboja, artinya industri padat karya kita bisa bersaing. Jadi tugas pemerintah membangun infrastruktur, seperti jalan tol Sukabumi," katanya.



Anda baru saja membaca postingan yang berkategori Bisnis / Lifestyle
Judul : Alasan Buruh Ingin UMP 2014 Naik 50 Persen
Bookmark : http://www.berita-ane.com/2013/08/alasan-buruh-ingin-ump-2014-naik-50.html.