Tips Mencegah Kegagalan Saat Menjadi Pebisnis Pemula



Tips Mencegah Kegagalan Saat Menjadi Pebisnis Pemula - Banyak hal yang harus dipikirkan saat merintis jadi pebisnis pemula (Baca: Biaya Buka Bisnis Cuci Kendaraan dengan Mesin Robotik), salah satunya adalah bagaimana membangun tim kerja yang solid.

Kebanyakan orang yang baru memulai usaha melakukan sendiri semua roda bisnisnya dari menjalankan operasional, menghitung pemasukan hingga melakukan pemasaran. Padahal jika sebagian tugas diserahkan ke orang lain, anda bisa merencanakan lebih matang startegi atau rencana bisnis anda kedepannya.


1.      Putuskan pembagian kerja
Suatu usaha akan menjadi lebih mudah dijalani, ketika seorang entrepreneur lebih fokus pada apa yang ia ingin lakukan, misalnya pada penjualan dan pemasaran, bertemu para klien penting dan membangun jejaring di pasar yang potensial.

2.      Fokus pada perkembangan bisnis
Sekali Anda memberikan kepercayaan pada tim untuk menjalankan operasional dan mengurusi kantor, maka Anda memiliki kesempatan untuk fokus pada pengembangan bisnis, agar menjadi lebih besar.

3.      Petakan tujuan yang ingin dicapai untuk memudahkan proses delegasi
Tentukan tujuan dan target yang ingin dicapai dengan jelas, sehingga pada akhirnya berjalan dengan baik dan seperti yang diharapkan.

4.      Hindari hal yang kecil
Hindari terlalu fokus pada hal-hal kecil, sehingga mengabaikan sisi bisnis dari skala besar atau kacamata luar.

5.      Pilih orang yang tepat
Ketika Anda ingin mendelegasikan pekerjaan pada seseorang, pilihlah orang yang tepat. Pastikan proses penyaringan berjalan efektif, agar memperoleh SDM  yang mahir dan bisa dipercaya untuk menuntaskan pekerjaan, tanpa harus melakukan pelatihan lagi. Pastikan karyawan yang Anda pilih, adalah seseorang yang memiliki visi dan misi dalam tiga atau lima tahun yang akan datang.

6.      Mengatur ekspektasi
Dalam hal ini jangan terlalu memberi harapan muluk-muluk pada orang yang Anda pilih untuk bekerjasama. Jangan sampai memberikannya jabatan di posisi puncak, seperti vice president atau manager sementara kinerja yang diberikan tidak sesuai. Karyawan yang tidak kompeten hanya akan menyusahkan, dan menjadi distraksi untuk perkembangan bisnis.

7.      Miliki seorang konsultan
Tidak kalah pentingnya adalah punya konsultan atau tim penasehat, yang membantu bagaimana mengarahkan bisnis menuju ke arah yang lebih baik. Memberi masukan akan srategi dan mengingatkan kalau ada yang salah. Dengan begini arah perkembangan bisnis menjadi lebih jelas dan menjanjikan.