Inilah Cara Mobile Chatting Mendapatkan Untung



Inilah Cara Mobile Chatting Mendapatkan Untung - Pengguna gadget sekarang ini sedang dilanda demam aplikasi chat. Anda tentu tahu aplikasi chat seperti Kakao Talk, WeChat, Whatsapp, Line dan masih banyak lagi. Semua aplikasi chat tersebut kini sedang “bertarung” untuk menjadi yang terbaik, yang paling banyak penggunannya.

Lalu pertanyaannya, mengapa banyak pengembang yang menyukai “bermain” di aplikasi chat ini ? Jawabannya bukan lain adalah perubahan gaya komunikasi.

Seperti kita tahu, dulu di zaman awal ponsel, fungsi utamanya adalah untuk menelepon. Produsen ponsel besar seperti Nokia, Siemens, Ericsson pada waktu itu membuat produk yang difokuskan pada kenyamanan bertelepon.

Kemudian munculah QWERTY, karena fokus pengguna berpindah dari kebiasaan menelepon menjadi kebiasaan mengirim pesan, dan ini terus berkembang hingga akhirnya pengguna gadget lebih memilih mengirim pesan melalui aplikasi daripada SMS, karena dari segi biaya chatting lebih ekonomis daripada SMS.

Pertanyaan berikutnya, bagaimana cara mereka mendapatkan untung ?.


Inilah Cara Mobile Chatting Mendapatkan Untung


Paket bulanan / Abodemen
Jenis aplikasi chat yang mendapatkan untung dengan cara ini antara lain Blackberry Menssenger.  Besarannya tergantung kesepakatan pihak Blackberry dengan operator.

Penggunaan data
Setiap pengguna aplikasi biasanya harus memesan data connection atau paket internet dari operator untuk menggunakan aplikasi tersebut. Nah, ada perusahaan pembuat aplikasi chat yang mendapat untung dengan cara meminta bagian dari pembayaran data yang dipakai oleh pengguna smartphone.

Setiap chat yang dikirim atau diterima dikenakan biaya data/internet yang dihitung per KB, biaya inilah yang diminta untuk dibagi antara operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, XL dengan pembuat aplikasi chat.

Aplikasi berbayar
Cara ini dipakai oleh WhatsApp. Harga yang dikenakan sebesar USD 0,99 per nomor telepon, per tahun atau sekitar Rp 11.000 untuk pemakaian setahun dengan catatan Anda tidak ganti nomor telepon. Jika Anda merasa tidak pernah bayar untuk menggunakan Whatsapp, hal itu karena di tahun pertama apps tersebut masih gratis, baru di tahun kedua akan dikenakan biaya.

Stiker
Berbeda dengan WhatsApp, aplikasi chat Line dan KakaoTalk mendapat untung melalui stiker stiker mereka. Untuk Line, stiker tersebut banyak yang disediakan gratis, tetapi ada yang premium dengan harga mulai dari Rp 15.000.

Game
Selain stiker, aplikasi chat biasanya juga mendapatkan untung dari penjualan premium mobile game yang dijual berdasarkan periode waktu.

Mobile commerce
Salah satu aplikasi yang sedang menggali potensi ini adalah KakaoTalk. Mobile commerce yaitu pembelian barang di mobile, seperti contohnya: gift cards dan kupon diskon. Mobile commerce akan menjadi satu peluang bisnis besar karena trend user untuk membeli barang di toko online semakin hari semakin naik.

Iklan
Sedikit aplikasi chat yang menggunakan cara ini untuk mendapatkan untung, pasalnya tampilan iklan di layar chat sudah pasti membuat para penggunan menjadi tidak nyaman. Namun sepertinya, Blackberry Android dan iOS akan menggunakan cara ini.