Mantan Pejabat AS : “Yang terburuk belum datang”

Mantan Pejabat AS : “Yang terburuk belum datang” -  Mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) Edward Snowden ternyata belum mengeluarkan semua dokumen dokumen rahasia yang ia punya. Snowden diyakini telah memindahkan banyak materi enkripsi ke dalam data cloud.

Data data yang dibobol Snowden merupakan dokumen yang sifatnya sangat rahasia, data tersebut milik NSA dan sejumlah agen intelijen negara sekutu Amerika Serikat. Termasuk juga didalamnya nama agen-agen intelijen AS dan sekutunya, serta nama tujuh pejabat dan mantan pejabat AS.

Kini Snowden tinggal di Rusia setelah mendapat suaka sementara dari Negeri Beruang Merah itu. Amerika Serikat dan Inggris tidak terlalu fokus untuk “mengambil” Snowden dari Rusia, mereka lebih berkosentrasi menghadapi konsekuensi dari data data rahasia yang dibocorkan Snowden.

Jaminan Hidup Snowden

Glenn Greenwald, jurnalis AS dan kolumnis Guardian yang bertemu Snowden di Hong Kong sebelum Snowden masuk Rusia, mengatakan Snowden telah “mengambil tindakan pencegahan ekstrem untuk memastikan berbagai orang di seluruh dunia memiliki arsip rahasia yang ia unduh, guna memastikan data-data di dalamnya akan dipublikasikan.”

“Jika terjadi suatu hal kepada Snowden, dia telah mengatur agar orang-orang itu memperoleh akses ke dokumen lengkapnya,” kata Greenwald kepada Daily Beast beberapa waktu lalu. Greenwald sendiri memperoleh sejumlah dokumen rahasia dari Snowden – yang kemudian dipublikasikan satu-persatu oleh Guardian sampai saat ini. Greenwald yakin Snowden masih menyimpan lebih banyak dokumen lagi.

Edward Snowden


Cryptome, sebuah situs yang mempublikasikan bocoran dokumen-dokumen rahasia sebelum WikiLeaks dan Snowden muncul, memperkirakan total jumlah dokumen yang telah dibocorkan Snowden sejauh ini baru sekitar 500 an dokumen.

Angka ini sangat kecil jika dibandingkan jumlah semua dokumen yang Snowden miliki saat ini yaitu berkisar 50.000 hingga 200.000 dokumen.

Tidak aneh jika para penjabat di pemerintahan Obama ketar ketir menghadapi masalah ini. Seorang mantan penjabat AS yang ikut menginvestigasi kebocoran data intelijen akibat ulah Snowden bahkan sampai mengatakan “Yang terburuk belum datang”.

Entah apa makna di belakang kata “yang terburuk” tersebut, namun kita bisa lihat dengan secuil informasi yang dibeberkan Snowden, beberapa negara sudah saling bersitegang, bagaimana jika semua dokumen rahasia dibocorkan.