Tips Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Anak

Tips Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Anak - Walaupun dikenal bagus untuk pertumbuhan, namun tidak sedikit anak yang tidak menyukai susu sapi bahkan mengalami alergi bila mengkonsumsinya. Padahal susu sapi seperti kita tahu mengandung kalsium, protein dan beragam vitamin yang penting untuk tubuh.

Biasanya alergi susu sapi dialami oleh anak hingga usianya dua tahun, setelah itu tubuh anak akan mulai mentolerir protein dari susu sapi. Adapaun alergi susu sapi pada anak ditandai beberapa reaksi, diantaranya

- Kulit anak yang pada awalnya normal, menjadi memerah.
- Merasa gatal di seluruh tubuh
- Anak muntah-muntah sebagai bentuk reaksi penolakan susu sapi.
- Anak mengalami diare.

Gejala gejala diatas dapat timbul tergantung kecepatan reaksinya, lalu bagaimana cara mengatasi masalah alergi susu pada anak ?

Tips Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Anak


Pastikan anak atau bayi anda alergi susu sapi
Pertama harus dipastikan benar bahwa bayi memang mengalami alergi susu sapi, dengan menghentikan pemberian dairy products dan eliminasi diet susu sapi bagi ibu menyusui. Bila memang gejala alergi berhenti, berarti memang bayi alergi terhadap susu sapi.

Berikan ASI eksklusif hingga enam bulan
Masa bahaya terhadap kepekaan adalah empat sampai enam bulan pertama, jadi tundalah penyapihan dan teruskan memberi ASI atau susu formula selama masa ini. Bayi anda akan mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan dari ASI atau susu formula sampai usianya enam bulan.

Perhatikan makanan yang berpotensi menyebabkan alergi
Selama memberi ASI, anda sebagai ibu juga harus berhati-hati terhadap makanan yang anda konsumsi

Susu formula terhidrolisat ekstensif
Pilihan utama susu formula pada bayi dengan alergi susu sapi adalah susu hipoalergenik. Susu yang memenuhi kriteria tersebut ialah susu terhidrolisat ekstensif dan susu formula asam amino. Formula susu terhidrolisat ekstensif merupakan susu yang dianjurkan pada alergi susu sapi dengan gejala klinis ringan atau sedang.

Berikan susu formula kedelai
Apabila susu formula terhidrolisat ekstensif tidak tersedia atau terdapat kendala biaya, maka pada bayi di atas 6 bulan dapat diberikan susu formula kedelai dengan penjelasan kepada orangtua mengenai kemungkinan reaksi silang alergi terhadap protein kedelai. Mengenai harga, bisa lihat tabelnya di bawah.

NUTRILON SOYA 1 400G Rp. 83,000/box
NUTRILON SOYA 2 400G Rp. 83,000/box
NUTRILON SOYA 2 800G Rp. 161,000/ kaleng
NUTRILON SOYA 3 400G Rp. 83,000/ kaleng
NUTRILON SOYA 3 800G Rp. 160,000/box

Perkenalkan makanan padat secara bertahap
Perkenalkan bayi pada makanan padat satu demi satu. Beri jarak waktu beberapa hari untik setiap jenis makanan baru agar anda dapat mengeceknya bila suatu reaksi alergi.

Tetap memberikan makanan bergizi
Alergi susu sapi tidak boleh menghentikan ibu memberikan makanan bergizi seimbang, bayi boleh diberikan daging sapi, seafood, sayur, buah, yang penting menghindari makanan yang terbuat dari susu sapi. contoh makanan yg terbuat dari susu sapi: keju, yoghurt, biskuit susu, roti, dll. Tapi tentunya setelah enam bulan.

Asupan buah
Jangan lupa untuk memberikan asupan buah buahan seperti apel, pisang, pir dan pepaya.