Ini Nih Prediksi di 2014 yang Populer dan Menakutkan

Ini Nih Prediksi di 2014 yang Populer dan Menakutkan - Hari ini merupakan hari pertama di tahun 2014, banyak prediksi yang beredar di masyarakat sekarang, namun ada tiga prediksi yang populer sekaligus menakutkan di tahun 2014 ini. Apa saja itu ?.

Salah satunya mengenai “peristiwa besar” atau sering orang menyebutnya sebagai kiamat. Anda masih ingat dengan penanggalan suku bangsa Maya kuno terdahulu, ya walaupun yang diperkirakan banyak orang ternyata tidak terjadi, namun sepertinya hakl tersebut tidak membuat prediksi yang serupa berhenti beredar.


Kiamat prediksi bangsa Viking

Bangsa Viking kuno telah memprediksikan bahwa akan terjadi Ragnarok, yaitu sebuah kejadian yang boleh dikatakan sebagai akhir dunia. Kejadian tersebut diprediksikan akan terjadi pada tanggal 22 Februari 2014 mendatang. Dalam tradisi suku bangsa Viking, apabila terompet tersebut dibunyikan, maka hal tersebut sudah menjadi pertanda bahwa 100 ke depan adalah akhir dunia.


Perang Dunia 3

Diperkirakan, Perang Dunia 3 akan terjadi tahun 2014 ini. Beberapa hal menjadi penyebab PD ke-3 antara lain kredibilitas Amerika Serikat sebagai salah satu negara kuat di dunia yang mulai diragukan. Bahkan karena campur tangannya, tensi di beberapa kawasan seperti di Timur Tengah dan Asia menjadi kembali memuncak. Selain itu ada ‘bom waktu’ Snowden yang masih menyimpan ribuan dokumen rahasia (Baca: Mantan Pejabat AS : “Yang terburuk belum datang”). Jika PD ke-3 terjadi, maka perang nuklir tidak dapat dihindari lagi.


Runtuhnya ekonomi Amerika Serikat

Sekitar tahun 2009-2010 lalu, ekonomi Amerika Serikat pernah goncang walaupun dengan cepat pemerintah negara Paman Sam ini kembali memperbaikinya. Di tahun 2014, seperti dikutip dari Inquisitr (26/12), kembali diprediksikan bahwa perekonomian negara adi daya tersebut kembali tumbang dan semakin parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Merunut poin nomor 2 di atas, dikarenakan negara-negara dunia sudah ragu akan kekuatan dan kepercayaan diri Amerika Serikat, maka banyak pihak yang mulai menarik investasi mereka dari negara tersebut.