Nih Dia Hak Penumpang Jika Pesawat Delay

Nih Dia Hak Penumpang Jika Pesawat Delay - Padatnya jadwal penerbangan di Indonesia sering kali membuat maskapai mendelay beberapa penerbangannya. Pada awal bulan Januari lalu, pemerintah sebenarnya telah meresmikan bandara Halim sebagai bandara komersil (Baca : Daftar Rute Penerbangan Dari dan Menuju Bandara Halim Terbaru)

Namun langkah tersebut sepertinya belum terlalu efektif untuk menyelesaikan masalah jadwal penerbangan di Tanah Air, sehingga masih banyak penumpang yang mengalami kerugian akibat pesawat delay.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM 25 Tahun 2008, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak maskapai kepada penumpang ketika pesawatnya mengalami delay. Anda sebagai calon penumpang sebaiknya tahu hal tersebut.


Delay antara 30-90 menit

Jika pesawat mengalami delay penerbangan selama 30-90 menit maka penumpang berhak mendapatkan makanan ringan dan minuman yang wajib disediakan oleh pihak maskapai.


Delay antara 90-180 menit

Jika pesawat mengalami delay selama 90-180 menit maka penumpang berhak mendapatkan makanan ringan, minuman, makan siang atau makan malam serta berhak meminta pemindahan ke penerbangan berikutnya dari maskapai yang sama atau maskapai lainnya. Penumpang berhak pula untuk pindah ke penerbangan dengan jadwal yang berbeda.


Delay lebih dari 180 menit

Jika pesawat mengalami delay hingga lebih dari 180 menit maka penumpang berhak mendapatkan minuman, makanan ringan, makan siang maupun makan malam malam serta berhak untuk beralih ke penerbangan berikutnya atau maskapai lain.

Namun jika peralihan penerbangan tersebut tidak dapat dilakukan maka penumpang berhak mendapatkan fasilitas akomodasi kepada untuk dapat diangkut pada hari berikutnya yang tentunya hal tersebut merupakan kewajiban maskapai untuk menyediakannya.

Hal ini juga berlaku untuk pembatalan penerbangan dari pihak maskapai. Jika terjadi delay lebih dari 180 menit atau pembatalan penerbangan oleh pihak maskapai namun penumpang menolak untuk beralih ke penerbangan lain dengan maskapai yang sama atau maskapai lain maka pihak maskapai wajib mengembalikan sejumlah uang tiket yang telah dibayarkan oleh penumpang.

Namun demikian, pihak maskapai diperbolehkan mengambil tindakan lain jika memang maskapai tersebut mempunyai kebijaksanaan lain yang memberikan kompensansi lebih baik dari ketentuan tersebut demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang.