Tips Mengambil Cuti Kerja yang Baik

Tips Mengambil Cuti Kerja yang Baik – Cuti merupakan kesempatan para pekerja kantoran untuk refresh pikiran dan beristirahat dari rutinitas. Biasanya cuti diberikan untuk karyawan yang sudah bekerja selama satu tahun, Namun ada beberapa perusahaan yang memperbolehkan karyawannya untuk mengambil cuti setelah bekerja lebih dari enam bulan.

Walaupun sudah menjadi hak setiap karyawan, namun ada baiknya jika anda memperhatikan waktu pengambilan cutinya. Jangan sampai perusahaan tempat anda bekerja menilai anda kurang baik.

Frekuensi megambil cuti berbeda beda tiap orang, ada yang menyicil ada juga yang sekaligus, mengambil cuti panjang dalam satu waktu. Lalu mana yang paling baik ?


Jangan menggangu pekerjaan

Jika anda berencana mengambil cuti lebih dari satu kali dalam satu bulan, coba pertimbangkan kembali apakah cuti tersebut bisa membuat pekerjaan terbengkalai atau tidak. Jika cuti tersebut dirasa dapat mengganggu sistem kerja, sebaiknya tunda cuti kerja anda di bulan yang sama.


Sesuai kebutuhan

Gunakan cuti anda secara efektif yang bisa memberikan banyak manfaat untuk anda. Jangan sampai anda menggunakan cuti untuk sesuatu hal tidak terlalu penting.


Selesaikan pekerjaan sebelum cuti

Kerja di kantoran tentu tidak ada yang namanya pekerjaan selesai, setiap hari pasti ada saja tugas yang harus diselesaikan. Namun begitu, sebelum cuti ada baiknya jika anda meminimalkan tugas anda yang belum selesai, sehingga ketika cuti anda tidak diteror lagi oleh perusahaan.


Buat informasi yang jelas

Sebelum ambil cuti, anda sebaiknya membicarakan dengan atasan tentang pendelegasian tugas dan tanggung jawab kepada pihak tertentu, jauh hari dari hari cuti jika ada. Jelaskan dengan rinci tugas yang didelegasikan kepada orang tersebut, sehingga sistem kerja bisa berjalan dengan baik.


Merapikan berkas atau dokumen

Berkas atau dokumen yang sering dicari pihak lain sebaiknya anda disiapkan di tempat yang jelas yang mudah dicari.


Rapikan meja kerja

Merapikan meja kerja agar tidak ada dokumen penting yang tercecer, apalagi bila meja kerja anda digunakan orang lain selama cuti.


Hindari berbohong untuk alasan cuti

Meskipun cuti merupakan hak kita sebagai karyawan bukan berarti kita bisa berbohong seenaknya ketika mencantumkan alasan cuti. Berikanlah alasan yang memang masuk akal dan biasanya pihak perusahaan tidak akan menghalangi keinginan kita untuk mengambil cuti.


Perhatikan hari libur nasional

Mengetahui hari libur nasional atau tanggal merah melalui kalender juga sangat penting diperhatikan karena kita bisa mengambil cuti berdekatan dengan tanggal merah tersebut dan menyiapkan liburan panjang bersama keluarga atau kerabat.


Rencanakan yang matang

Rencanakan kegiatan anda selama cuti nanti dengan matang. Jika memerlukan biaya, jangan lupa untuk perhitungkan biayanya juga.


Jangan lupa istirahat

Sisihkan waktu untuk beristirahat menjelang berakhirnya cuti, sehingan anda bisa lakukan penyesuaian diri agar dapat bekerja dengan baik setelah masa cuti.