Inilah Tanda Saus yang Tidak Bagus

Inilah Tanda Saus yang Tidak Bagus – Belum lama ini dari hasil penggerebakan sebuah pabrik ditemukan kalau saus yang beredar di pasaran ternyata mengandung bahan yang berbahaya. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, sebab masyarakat Indonesia dikenal gemar akan jajanan di jalan, seperti mie ayam atau bakso.

Lalu bagaimana cara mengetahui saus yang kita konsumsi palsu atau asli ? Berikut tipsnya.



Kemasan dan merk

Pertama yang mudah untuk dikenali adalah kemasan dan  merk. Sebaiknya anda menggunakan saus yang memang sudah terkenal, walalupun harganya lebih mahal. Jika anda terpaksa menggunakan yang tidak bermerk, pastikan ada nomer register dari BPOM, Kementrian Kesehatan, atau MUI untuk kehalalannya


Berjamur

Saus yang asli akan lebih mudah berjamur hanya dalam tiga hari jika tidak disimpan dalam kulkas. Jamur lebih cepat muncul di bibir botol yang ada bekas saus sehabis dituang. Sementara yang palsu, akan awet  berminggu-minggu disimpan di ruangan terbuka. Tidak akan cepat keluar jamurnya karena memakai zat pengawet yang kuat.


Kadar kekentalan

Saus yang palsu ketika dituang akan sangat susah jatuhnya atau seret. Hal ini dikarenakan tekstur saus yang palsu cenderung lebih kental sehingga saus ketika dituang tidak keluar dengan lancar. Sedangkan saus yang asli teksturnya lebih encer. Alhasil, ketika dituang akan langsung jatuh layaknya menuang minyak.


Bawang putih

Cara paling baik untuk mengenali kualitas saus adalah dengan mencicipinya. Saus yang asli ketika dicicipi, selain rasa bahan utama apakah itu tomat atau cabai, rasa kuat lainnya adalah bawang putih. Sedangkan yang palsu, rasa dan aroma bawang putih hanya samar-samar.


Pakai air putih

Cara lain untuk mengecek keaslian saus, yaitu mencampurnya dengan air putih atau air bening. Saus yang palsu ketika dituang dalam air bening tidak akan cepat berbaur atau bercampur. Sedangkan kalau yang asli, begitu dituang ke air putih akan cepat berbaur karena kadar karbohidratnya sebagai pengental sangat sedikit.