Syarat dan Cara Mendapatkan Rumah Murah dari Program Jokowi

Syarat dan Cara Mendapatkan Rumah Murah dari Program Jokowi – Program rumah murah yang dibuat oleh Presiden Joko Widodo kini mulai dikerjakan. Untuk tahap pertama, akan dibangun sejumlah rumah tapak dan rusunami di beberapa provinsi di Indonesia (Baca : Inilah Jumlah Rumah Tapak dan Rusunami di Proyek Sejuta Rumah Murah).

Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat berpenghasilan rendah seperti nelayan dan buruh bisa memiliki rumah sendiri dengan harga yang terjangkau.

Namun untuk bisa membeli rumah murah ini, para calon pembeli harus memenuhi beberapa persyaratan yang sudah ditentukan. Apa saja itu ?

Syarat dan Cara Mendapatkan Rumah Murah dari Program Jokowi


Gaji Maksimum 4 juta

Untuk pengajuan rumah tapak, penghasilan pembeli harus maksimum Rp 4 juta per bulan, sedangkan untuk rusunami maksimal Rp 7 juta.


Belum memiliki rumah

Syarat selnjutnya yaitu calon pembeli harus belum memiliki tempat tinggal. Ini harus dibuktikan dengan membuat surat pernyataan belum pernah mendapat subsidi rumah dari pemerintah atau swasta.


NPWP

Syarat lainnya adalah calon pembeli harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) guna pendataan dalam mendapatkan rumah murah tersebut.


Tidak Boleh Disewakan

Mungkin ini yang perlu dicatat, rumah yang sudah dibeli tidak boleh disewakan. Dalam kurun lima tahun. Kalau ketahuan disewa, pemerintah akan mengambilnya kembali.



Direktur KPR Bank Tabungan Negara (BTN), Mansyur N. Nasution mengatakan untuk mendapatkan rumah subsidi tidaklah rumit, bahkan prosesnya tergolong singkat. Calon pembeli hanya perlu menyiapkan beberapa syarat agar permohonan pembelian bisa diterima.

"Tinggal datang ke BTN saja, lalu nanti tunjukkan slip gaji, kemudian aplikasi dan wawancara prosesnya tiga hari, maksimal tujuh hari saja," ujarnya ketika dihubungi merdeka.com beberapa waktu lalu lalu.