Harga TLD per September 2015 dan Hitungan Pembelian Pulsa Listrik

Harga TLD per September 2015 dan Hitungan Pembelian Pulsa Listrik – Setelah tersiar kabar ada mafia listrik, kini masyarakat lebih memperhatikan pulsa listrik yang dibelinya. Untuk memudahkan anda dalam menghitung pulsa listrik, berikut tarif dasar listrik per September 2015.


R-1/TR (Tegangan Rendah) 450 VA (volt ampere), tarifnya Rp 415/kWh (kilo Watt Hour)
R-1/TR 900 VA Rp, tarifnya Rp 605/kWh
R-1/TR 1.300 VA, tarifnya Rp 1.352/kWh
R-1/TR 2.200 VA, tarifnya Rp 1.352
R-2/TR 3.500-5.500 VA, tarifnya Rp 1.523,43/kWh
R-3/TR 6.600 VA-200 kVA (kilo Volt ampere), tarifnya Rp 1.523,43/kWh
B-2/TR 6.600 VA-200 kVA, tarifnya Rp 1.523,43/kWh
B-3/TM (Tegangan Menengah) di atas 200 kVA, tarifnya Rp 1.200,01/kWh
I-3/TM di atas 200 kVA, Rp 1.200,01/kWh
I-4/TT (Tegangan Tinggi) 30.000 kVA ke atas, Rp 1.069,85/kWh.

Note :

R, artinya golongan rumah tangga.
B, artinya golongan bisnis.
I, artinya golongan industri

Harga TLD per September 2015 dan Hitungan Pembelian Pulsa Listrik



Sebelum anda mulai menghitung pulsa listrik yang dibeli, ada beberapa hal yang harus anda ketahui. Dalam pembelian pulsa listrik, ada beberapa jenis biaya di dalamnya, antara lain.

- Biaya administrasi bank, besarannya bervariasi tergantung kebijakan masing-masing bank, misalnya Bank Mega dan BCA Rp 3.000/transaksi.
- Biaya Pajak Penerangan Jalan Umum (PJU), besarannya ditentukan masing-masing Pemda. Rata-rata 3-6%, tapi dalam undang-undang maksimal PJU hanya 10%
- Bea Materai, ketika transaksi pembelian pulsa listrik Rp 250.000-Rp 1.000.000 kena bea materai Rp 3.000 per transaksi. Tapi bila pembelian pulsa listrik di atas Rp 1.000.000 maka dikenakan bea materai Rp 6.000 per transaksi.
- Kena Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% khusus golongan di atas 2.200 volt ampere (VA).

Contoh jika anda melakukan pembelian pulsa listrik melalui internet banking, akan anda rician seperti ini

Struk Pembelian Listrik Prabayar.

- Beli Listrik Rp 100.000
- Nomor Meter listrik,
- Nama pemilik rekening listrik
- Golongan Tarif R1/900 VA (Volt Ampere),
- Biaya Administrasi bank: Rp 3.000. Masing-masing bank memiliki kebijakan biaya administrasi masing-masing.
- Pajak Pertambahan Nilai (PPN): Rp 0
Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU): Rp 2.274 (untuk DKI Jakarta). Masing-masing daerah punya ketentuan tarif PJU.

Setelah dipotong biaya administrasi dan PJU Rp 3.000 + Rp 2.274 = Rp 5.274

Jadi beli pulsa listrik Rp 100.000 - Rp 5.275 = Rp 94.726

Artinya dengan Rp 94.726 dibagi Rp 604,8 (tarif golongan R1/900), maka jumlah listrik yang didapatkan = 156,60 kilo Watt hour (kWh)