Tips Agar PC Terhindar Ransomware

Tips Agar PC Terhindar Ransomware – Ransomware merupakan salah satu serangan cyber yang sedang populer saat ini. Berdasarkan data dari Kaspersky Security network Cloud Service, serangan Ransomeware meningkat lebih dari 100% pada bulan Maret lalu.

Di antara negara negara di Asia Pasifik, Vietnam menjadi negara dengan pertumbuhan Ransomware paling cepat, dengan presentase insiden 64%. Disusul Filiphina, India, China termasuk Indonesia.

Ransomware sendiri adalah jenis malware yang mencari keuntungan finansial dengan menyandera data dari komputer milik korban yang terinfeksi. Pelaku kemudian menuntut sejumlah uang tebusan sebagai imbalan untuk akses ke dokumen pada korban.

Meskipun berbahaya dan serangannya terus meningkat, bukan berarti tidak ada cara untuk mencegahnya. Berikut beberapa jurus agar terhindar dari Ransomware.

Tips Agar PC Terhindar Ransomware

Tips Agar PC Terhindar Ransomware


1. Pastikan Anda selalu mem-back up file penting secara berkala. Sangat direkomendasikan untuk membuat dua kopi back up. Yang pertama disimpan di cloud dan lainnya ditaruh di perangkat penyimpanan fisik seperti portable hard drive, flashdisk, laptop tambahan, dan lain-lain.

2. Jangan pernah membuka link atau lampiran file yang mencurigakan. Pelaku kejahatan cyber kerap mendistribusikan pesan email palsu yang meniru notifikasi email dari toko online store atau bank, untuk memancing pengguna membuka link jahat dan menyebarkan malware. Metode ini disebut phishing.

3. Link jahat bisa saja dikirimkan oleh teman di media sosial atau lawan main di online game yang akunnya terinfeksi. Sebaiknya langsung tanyakan secara detail kepada mereka sebelum membuka link atau file yang dikirimkan.

4. Aktifkan opsi 'Show file extensions' pada pengaturan komputer berbasis Windows. Ini akan memudahkan Anda membedakan mana file yang berpotensi jahat. Jadi Anda akan benar-benar waspada untuk memastikan apakah file tersebut benar-benar invoice.pdf.exe atau invoice.pdf misalnya.

5. Update sistem operasi, browser, antivirus dan program lainnya secara teratur. Pelaku kejahatan cyber cenderung memanfaatkan kerentanan pada software untuk mengganggu sistem.

6.Gunakan program keamanan yang kuat dan andal untuk melindungi sistem Anda dari ransomware. Apalagi untuk kalangan bisnis, karena mereka menyimpan data konsumen