Deretan Hal Penting dari Pertandingan Vietnam Indonesia 2-2

Deretan Hal Penting dari Pertandingan Vietnam Indonesia 2-2 – Timnas Indonesia akhirnya memastikan diri menuju ke final Piala AFF 2016, setelah menyingkirkan Vietnam dengan agregat 4-3.

Pertandingan semifinal Piala AFF 2016 tersebut sangat menegangkan, semangat juang timnas Vietnam memang patut diacungi jempol. Mereka mampu merepotkan timnas Indonesia sampai babak tambahan.

Beruntung hasil imbang 2-2 bertahan hingga pertandingan 120 menit selesai. Langkah Indonesia ke final pun menciptakan beberapa fakta menarik. Berikut ulasannya.

Deretan Hal Penting dari Pertandingan Vietnam Indonesia 2-2


Perubahan formasi yang efektif

Alfred Riedl sepertinya paham betul karakter bermain dari timnas Vietnam, ini terlihat dua formasi yang ia gunakan yaitu saat menyerang dan bertahan.. Pola 4-5-1 dipakai Riedl jika tim sedang bermain menyerang. Stefanio Lilipaly menjalankan tugasnya dengan baik sebagai gelandang serang.

Sementara untuk bertahan, tim akan langsung bertransformasi ke 4-4-2 dengan mengandalkan Stefano Lilipaly yang berdiri sejajar dengan Boaz Solossa di depan, sementara delapan pemain lainnya berdiri di sekitar kotak penalti.


Menambah Rekor buruk Vietnam

Sejak kemenangannya tahun 1996, Vietnam hingga kini belum bisa menaklukkan Indonesia di ajang Piala AFF. Kemenangan tersebut hingga kini menjadi kemenangan yang terakhir bagi The Golden Stars atas Merah-Putih.


Manahati Lestusen Man of The Match

Meskipun berusia muda, namun kedewasaan bermainnya sangat menonjol di bandingakan pemain lainnya. Tidak salah jika, Alfred Riedl memasangnya diawal pertandingan sebagai breaker serangan timnas Vietnam.


Laga final ketiga buat Alfred Riedl

Keberhasilan timnas Indonesia ke final AFF tahun ini, merupakan yang ketiga kalinya buat pelatih Alfred Riedl. Akankah Riedl memberikan kado perpisahan yang indah bagi Indonesia dan bagi karier sepakbolanya dengan gelar juara Piala AFF tahun ini?


Penyebab kiper Vietnam diganjar kartu merah

Pada awalnya kiper Vietnam terlihat kecewa dengan keputusan wasit yang tidak memberikan kartu kepada Hansamu Yama. Protes yang berlebihan itu membuat si kiper mendapatkan kartu kuning. Dan mirisnya lagi , kiper tersebut juga menendang bola ke arah wasit sehingga mendapatkan kembali kartu kuning untuk kedua kalinya.


Bus timnas Indonesia dilempari batu

Peristiwa ini terjadi di depan Stadion My Dinh, Vietnam, setelah bus Timnas Indonesia hendak meninggalkan stadion. Namun, dari arah berlawanan tiba-tiba saja suara seperti kaca pecah terdengar.

Ya, ternyata itu adalah ulah dari supporter Vietnam. Mereka melempari bus Timnas Indonesia beberapa kali hingga memecahkan kaca samping kanan dan bangku depan bus. Beruntung dalam insiden ini tidak ada yang mengalami luka serius. Hanya saja, coach Gatot dan dokter Syarif luka ringan.