Cara Mengurangi Dampak Buruk Gadget Bagi Mata


Cara Mengurangi Dampak Buruk Gadget Bagi Mata - Beberapa pakar menyebutkan bahwa salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan membatasi penggunaan gadget.

Aktifitas berkelanjutan dalam penggunaan gadget secara berlebihan akan memberikan potensi buruk pada kinerja mata penggunanya.

Dr Arini Safira Nurul Akbar, SpM, dari Jakarta Eye Center (JEC) Cinere memberikan beberapa tips untuk mengurangi resiko buruk akibat penggunaan gadget berlebihan bagi mata, seperti dikutip dari laman health.detik.com. Berikut ulasannya.


Cara Mengurangi Dampak Buruk Gadget Bagi Mata


Prinsip 20/20/20

Dasar prinsip ini yaitu maksimal waktu penggunaan gadget adalah 20 menit non-stop. Setelah itu disarankan melihat objek lain dengan jarak 20 kaki (6 meter) dengan durasi waktu 20 detik. Mata yang tadinya fokus melihat layar monitor akan kembali rileks. \

Karena itu, seseorang tidak akan merasa lelah apabila melihat pemandangan karena jauh. Jika melihat layar dalam jarak dekat, kinerja mata jadi ekstra dan mudah lelah.


Istirahat tiap 2 jam

Bagi pekerja yang mengharuskan berinteraksi dengan komputer tiap hari, disarankan untuk beristirahat setidaknya tiap 2 jam. Karena selain untuk mencegah mata lelah, juga dapat memperbaiki sirkulasi darah.


Penggunaan kacamata yang sesuai

Kelainan refraksi adalah kelainan pembiasan cahaya sehingga bayangan tidak fokus tepat di retina yang mengakibatkan penglihatan menjadi kabur. Dalam kondisi normal ketika mata beristirahat, bayangan dapat fokus tepat di retina sehingga penglihatan tajam dan jelas.

Bagi yang berada pada kondisi ini, harus menggunakan kacamata yang minus atau plus yang sesuai karena mempermudah kerja mata. Sehingga kerja mata tidak berat dan tidak mudah lelah.


Diet gizi yang seimbang

Mata membutuhkan asupan nutrisi dan gizi agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Diet gizi seimbang, makan sayur dan buah, makanan dengan nutrisi tinggi berpengaruh sangat baik bagi kinerja mata. Disarankan untuk menghindari makanan siap saji atau junk food karena memberikan resiko buruk bagi penglihatan.